Daya Motor

Tak Memungkinkan ke Jakarta, Korban Penganiayaan Jalani Visum Ulang di RSD Gunungjati Cirebon

Tak Memungkinkan ke Jakarta, Korban Penganiayaan Jalani Visum Ulang di RSD Gunungjati Cirebon

Wanita korban penganiayaan akan jalani visum Rumah Sakit Gunungjati Cirebon setelah kondisi luka belum memungkinkan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan.-Ninda Nevada-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COMWanita korban penganiayaan disertai penyiraman air keras asal Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, dijadwalkan menjalani visum ulang di Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunungjati Cirebon pada Senin siang. 

Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi kesehatan korban yang dinilai belum memungkinkan untuk melakukan perjalanan ke Jakarta.

Kesepakatan itu dicapai oleh seluruh pihak yang terlibat dalam pendampingan korban, mulai dari tim kuasa hukum, perwakilan Mabes Polri, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), hingga Dinas terkait dari Pemerintah Provinsi.

Awalnya, korban direncanakan menjalani pemeriksaan lanjutan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta. 

BACA JUGA:Provinsi Jawa Barat Bakal Ganti Nama, Mengapa Harus Tatar Sunda, Bukan Galuh?

BACA JUGA:Belanja Harian Makin Sat Set, Atta Halilintar dan Aurel Dukung Shopee Instant 1 Jam Tiba

Namun, melihat kondisi fisik korban yang masih lemah dan luka yang belum menunjukkan perkembangan signifikan, proses visum akhirnya dipindahkan ke RSD Gunungjati Cirebon.

Kuasa hukum korban, Raden Reza Pramadia, mengatakan pihaknya bersama sejumlah instansi ikut mendampingi korban untuk mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

"Tadi kami datang bersama perwakilan dari Kementerian PPA, Dinas Provinsi, serta Mabes Polri membawa korban ke Rumah Sakit Gunungjati. Setelah beberapa jam mendapatkan penanganan di IGD, korban kini telah dipindahkan ke ruang perawatan khusus," ujar Reza.

Menurutnya, fokus utama saat ini adalah memastikan kondisi korban stabil sebelum menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA:CIMB Niaga Perkuat Peran OCTO Dampingi Keluarga Indonesia, Solusi Finansial, Wujudkan Beragam Impian

"Kami belum bisa menyampaikan informasi secara rinci karena saat ini korban membutuhkan waktu untuk beristirahat dan mendapatkan perawatan maksimal," katanya.

Reza menjelaskan, keputusan memindahkan lokasi visum dilakukan berdasarkan hasil pertimbangan bersama seluruh pihak yang mendampingi korban.

"Rencananya memang visum dilakukan di Rumah Sakit Polri. Namun setelah melihat kondisi korban yang sangat memprihatinkan dan tidak memungkinkan melakukan perjalanan jauh, akhirnya disepakati visum ulang dilakukan di RSD Gunungjati Cirebon," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait