Daya Motor

Viral Pengamen Diduga Ajak Ribut Pengunjung di Kawasan Kuliner GTC Cirebon, Warga Pertanyakan Keamanan

Viral Pengamen Diduga Ajak Ribut Pengunjung di Kawasan Kuliner GTC Cirebon, Warga Pertanyakan Keamanan

Aksi pengamen ancam pengunjung kuliner di Cirebon-Tangkapan Layar-

RADARCIREBON.COM – Sebuah video yang memperlihatkan keributan antara oknum pengamen dan pengunjung di kawasan kuliner Gunungsari Trade Centre (GTC), Pasar Gunungsari, Kota Cirebon, viral di media sosial. 

Insiden tersebut memicu sorotan publik terhadap aspek keamanan dan kenyamanan di salah satu pusat kuliner malam di Kota Cirebon.

Dalam video berdurasi sekitar 43 detik yang beredar luas, terlihat adu mulut hingga aksi saling dorong antara sejumlah pengamen dengan pengunjung. 

Peristiwa itu diduga dipicu penolakan pengunjung saat dimintai uang oleh pengamen.

BACA JUGA:Kata-kata John Herdman Usai Indonesia Dibantai Vietnam, Bongkar Masalah Utama Penyebab Kekalahan Pahit

Berdasarkan keterangan yang beredar di media sosial, pengunjung mengaku sedang menunggu pesanan makanan sambil berbincang ketika beberapa pengamen menghampiri untuk meminta uang. 

Penolakan yang disampaikan secara sopan disebut justru mendapat respons yang tidak menyenangkan.

Pengunjung mengklaim sempat menerima ucapan bernada menghina hingga dugaan kekerasan verbal. 

Ketegangan kemudian meningkat dan memancing reaksi dari pengunjung lainnya hingga terjadi keributan di area tempat makan.

BACA JUGA:Sedekah Bumi Cipeujeuh Kulon Digelar Meriah, Petani Berharap Panen Berikutnya Melimpah

Peristiwa tersebut sontak menjadi perhatian warganet. Banyak pihak menilai kejadian serupa dapat mengganggu rasa aman masyarakat yang sedang menikmati suasana kuliner, sekaligus berdampak terhadap citra kawasan dan pelaku usaha.

Menanggapi video yang viral tersebut, Kasatreskrim Polres Cirebon Kota, AKP M. Fadillah, mengatakan pihaknya telah menerima informasi mengenai kejadian tersebut dan tengah melakukan pengecekan.

"Kami telah menerima informasi terkait video yang beredar dan sedang melakukan pengecekan. Polres Cirebon Kota berkomitmen menindak segala bentuk premanisme maupun tindakan yang meresahkan masyarakat. Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengalami atau mengetahui kejadian serupa agar dapat segera ditindaklanjuti," ucapnya Selasa 4 Agustus 2026.

Sementara itu, Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kota Cirebon, Muhammad Luthfy Iqbal, mengatakan pihaknya baru mengetahui peristiwa tersebut melalui media sosial.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait