Duduk Santai Lalu Dikeroyok, Pengakuan Warga Cirebon Ini Bikin Publik Bertanya-tanya
Diduga telah terjadi aksi kekerasan berupa pengeroyokan di tempat hiburan malam di Kota Cirebon. Seorang pria Bernama Soleman mengaku sebagai korban.-Ist-Radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM – Diduga telah terjadi kasus pengeroyokan di sebuah tempat hiburan malam di Kota Cirebon.
Seorang warga asal Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon mengaku sebagai korbannya. Dia sudah lapor ke polisi namun belum mendapatkan kepastian hukum.
Korban, Soleman (33), warga Gambirlaya, Kelurahan Kasepuhan, mengaku menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pria yang tidak dikenalnya di depan sebuah tempat hiburan malam di Kota Cirebon pada Minggu dini hari, 26 Juli 2026.
Hingga Kamis, 6 Agustus 2026, atau lebih dari sepekan setelah laporan dibuat, Soleman mengaku belum menerima panggilan pemeriksaan lanjutan maupun informasi terbaru terkait proses penyelidikan kasus yang dialaminya.
BACA JUGA:Kekeringan di Indramayu Makin Parah, Debit Air Bendungan Cipancuh Nol, Ribuan Hektare Sawah Terancam
Menurut penuturannya, insiden bermula ketika dirinya sedang berada di luar lokasi hiburan malam dan bersiap pulang.
Saat itu, ia duduk di area depan lokasi sebelum rombongan pria keluar dari tempat tersebut.
Ketika Soleman berdiri, para pria yang tidak dikenalnya diduga salah paham dan menganggap tindakannya sebagai bentuk tantangan.
Situasi kemudian memanas hingga terjadi adu mulut yang berujung aksi kekerasan.
BACA JUGA:Diduga Sopir Mengantuk, Honda CR-V Hantam Median Jalan di Gunungjati Cirebon
BACA JUGA:Kenapa Parkir di Minimarket Seharusnya Gratis? Simak Penjelasan BPKPD Kota Cirebon
"Saya lagi duduk di luar, mau pulang. Terus rombongan itu keluar. Saya berdiri, mungkin disangka nantang. Setelah sempat cekcok, mereka langsung main pukul," ujar Soleman.
Ia menegaskan sama sekali tidak mengenal para pelaku dan tidak memiliki persoalan apa pun sebelumnya.
Menurutnya, rombongan tersebut berjumlah lebih dari lima orang, sedangkan yang secara langsung melakukan pemukulan diperkirakan tiga hingga empat orang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

