CCTV Rekam Aksi Jambret Anak di Pabuaran, Pelaku Tancap Gas Usai Rampas Barang
Aksi penjambretan terhadap dua anak di Kecamatan Pabuaran-Dede Adhitama-
RADARCIREBON.COM — Aksi penjambretan yang menyasar anak-anak terekam kamera CCTV di wilayah Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon. Dalam rekaman tersebut, seorang pria yang mengendarai sepeda motor diduga merampas barang milik dua anak yang tengah berboncengan menggunakan sepeda.
Rekaman CCTV itu beredar dan menjadi perhatian warga setelah memperlihatkan detik-detik pelaku mendekati kedua anak tersebut hingga melarikan diri usai mengambil barang yang diduga telepon seluler.
Dalam rekaman berdurasi sekitar 19 detik, terlihat seorang pengendara sepeda motor mengenakan kaus hitam dan helm hitam berada di sekitar pertigaan jalan.
Pada detik-detik berikutnya, pengendara tersebut menjalankan sepeda motornya menuju sebuah gang. Bersamaan dengan itu, dua anak yang sedang berboncengan menggunakan sepeda muncul dari arah gang.
BACA JUGA:Saya Tidak Lulus SMA (Seri 3)
Pengendara motor kemudian melaju mendekati kedua anak tersebut. Sesaat kemudian, tangannya terlihat bergerak ke arah anak-anak yang sedang mengendarai sepeda. Aksi tersebut diduga sebagai penjambretan.
Pelaku kemudian langsung memacu sepeda motornya dan meninggalkan lokasi.
Sementara itu, kedua anak tersebut tampak terkejut. Mereka berbelok sambil menangis dan berteriak memanggil ibunya untuk meminta pertolongan.
Informasi yang beredar menyebutkan, aksi tersebut terjadi di Desa Jatirenggang, Kecamatan Pabuaran, dengan korban seorang anak. Tak lama berselang, aksi serupa disebut kembali terjadi di Desa Hulubanteng dengan pelaku yang dinarasikan sebagai orang yang sama.
BACA JUGA:DPRD dan Pemkot Cirebon Sepakati Raperda Perubahan APBD 2026
Rekaman CCTV tersebut kemudian dibagikan dengan tujuan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan mencegah adanya korban lain.
Kapolsek Pabuaran Polresta Cirebon IPTU Kelani membenarkan pihaknya mengetahui adanya rekaman CCTV yang beredar terkait dugaan aksi penjambretan terhadap seorang anak.
Namun, hingga saat ini polisi belum menerima laporan resmi mengenai kejadian tersebut.
"Belum ada laporan masuk ke kami, tapi kami akan menindaklanjuti rekaman CCTV tersebut untuk melakukan tindakan awal," ujar IPTU Kelani.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
