Diskominfo Jabar Pasang Internet Satelit di Pasirlangu, Evakuasi Longsor Lebih Lancar
Diskominfo Jabar memasang jaringan internet satelit di lokasi longsor Cisarua, Bandung Barat.-Biro Adpim Jabar-
Ketua Tim Pelayanan dan Pemulihan Sosial, Rudy menuturkan, pemeriksaan kesehatan dilakukan menggunakan instrumen Self Reporting Questionnaire 20 (SRQ-20).
Tujuannya, untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan mental para penyintas pascabencana, khususnya tingkat stres, kecemasan, serta potensi gangguan psikologis lainnya.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan terhadap penyintas terdampak langsung longsor, mulai dari usia remaja hingga lansia.
Kesehatan fisik para pengungsi juga dipantau oleh Dinas Kesehatan Jawa Barat, Kementerian Kesehatan serta mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani.
Sementara itu, pada hari ketiga operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Senin 26 Januari 2026, tim SAR gabungan menyerahkan sembilan kantong jenazah kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar.
Selanjutnya, tim DVI Polda Jabar akan mengidentifikasi korban dalam kantong jenazah tersebut.
BACA JUGA:Menyentuh Hati, Damkar Cirebon Selamatkan ODGJ yang Lama Tinggal di Bawah Jembatan
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian mengatakan, total kantong jenazah yang telah diserahkan kepada DVI Polda Jabar sejak Sabtu 24 Januari 2026 hingga Senin 26 Januari 2026 mencapai 34 kantong.
Dari 34 kantong jenazah itu, tim SAR gabungan telah menerima nama 17 korban yang teridentifikasi.
Pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, kata Ade, akan dilakukan selama 14 hari sejak ditetapkan status tanggap darurat bencana, Sabtu 24 Januari 2026. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

