Daya Motor

Nama Provinsi Jawa Barat Ganti Sunda? DPRD Sepakat Usulan Masuk Tahap Legislasi

Nama Provinsi Jawa Barat Ganti Sunda? DPRD Sepakat Usulan Masuk Tahap Legislasi

Wacana nama Provinsi Jawa Barat ganti Sunda kembali menguat. DPRD Jawa Barat siap menindaklanjuti usulan akademisi melalui tahapan legislasi.-Jabar Ekspres-

RADARCIREBON.COM – Wacana nama Provinsi Jawa Barat ganti Sunda kembali menjadi perhatian publik. 

Sejumlah akademisi, budayawan, dan tokoh Sunda resmi menyampaikan aspirasi tersebut kepada DPRD Jawa Barat dalam audiensi yang berlangsung pada Kamis (2/7/2026).

Usulan perubahan nama itu bukanlah hal baru. Gagasan tersebut telah diperjuangkan selama bertahun-tahun oleh berbagai kalangan yang menilai penggunaan nama "Sunda" lebih mencerminkan identitas sejarah, budaya, dan peradaban masyarakat di wilayah tersebut.

Salah satu penggagas usulan, Prof. Ganjar Kurnia yang tergabung dalam Komunitas Pengkaji Pergantian Nama, mengatakan perjuangan mengganti nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda telah dilakukan dalam beberapa kesempatan dan kini kembali mendapat respons positif dari DPRD.

BACA JUGA:Pelayanan Pemkot Pindah ke GCM, DPRD Ingatkan Pelayanan tetap Optimal

BACA JUGA:Dampak MBG Libur di Kuningan, Harga Ayam, Telur dan Cabai Kompak Turun

"Perjuangan ini memang naik turun. Namun kali ini kami bersyukur DPRD memberikan respons yang sangat baik," ujarnya seperti dilansir dari Jabarekspres.com.

Nama Sunda Dinilai Mewakili Identitas dan Sejarah

Mantan Rektor Universitas Padjadjaran itu menjelaskan, istilah Sunda memiliki makna yang jauh lebih luas dibanding sekadar nama wilayah administratif. 

Menurutnya, Sunda merupakan identitas yang memiliki nilai geologis, geografis, sosiologis, budaya, hingga psikologis bagi masyarakatnya.

BACA JUGA:Ranggajati Athletic Club Gelar Tes Parameter, 76 Atlet Jalani Evaluasi Fisik Sambut Musim Pembinaan Baru

Ia menilai, seiring berjalannya waktu, istilah Sunda semakin jarang digunakan dalam konteks pemerintahan sehingga perlahan kehilangan ruang dalam kehidupan masyarakat.

"Dulu Tatar Sunda wilayahnya sangat luas. Sekarang secara administratif yang dikenal hanya Jawa Barat. Padahal identitas Sunda memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat kuat," katanya.

Ganjar berharap penggunaan nama Provinsi Sunda dapat menjadi salah satu upaya menjaga dan melestarikan identitas budaya yang telah berkembang selama ratusan tahun.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait