Viral Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda, Simak Penjelasan Lengkap Ono Surono
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono.-Instagram -
RADARCIREBON.COM – Wacana perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Tatar Sunda, Sunda, atau Pasundan belakangan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.
Menanggapi polemik tersebut, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan untuk mengubah nama provinsi.
Proses yang berjalan baru sebatas kajian atas usulan yang disampaikan oleh masyarakat.
Dalam pernyataannya, Ono Surono menjelaskan bahwa usulan perubahan nama bukan berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun DPRD Jawa Barat.
BACA JUGA:Rencana Perubahan Nama Jawa Barat jadi Tatar Sunda, Singgung Keberadaan Badak Jawa
Gagasan tersebut datang dari Komunitas Pengkaji Penggantian Nama Provinsi Jawa Barat yang secara resmi mengirimkan surat kepada Ketua DPRD Jawa Barat pada 6 Januari 2025.
Surat tersebut ditandatangani oleh Adjie Esa Poetra selaku koordinator, Dani Kurniawan sebagai sekretaris, serta Prof. Dr. H. Asep Saeful Muhtadi sebagai penanggung jawab kajian.
Berawal dari Audiensi dengan DPRD Jawa Barat
Ono Surono mengungkapkan, usulan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui audiensi dengan DPRD Jawa Barat pada 22 Mei 2025.
BACA JUGA:Redmi Pad 2 9.7 4G Resmi Meluncur di Indonesia, Simak Spesifikasi, Harga, dan Bonusnya
Dalam pertemuan itu, Ketua DPRD Jawa Barat, Dr. H. Buky Wibawa, M.Si. menerima aspirasi dari komunitas pengusul dan selanjutnya menerbitkan nota dinas kepada Komisi I DPRD agar dilakukan pengkajian lebih lanjut.
Salah satu alasan yang disampaikan dalam usulan tersebut adalah komposisi penduduk Jawa Barat.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, sekitar 75 persen penduduk Jawa Barat berasal dari suku Sunda.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

