Daya Motor

Jabar Perkuat Kompetensi Psikolog Klinis, Layanan Kesehatan Jiwa di Puskesmas Bakal Makin Optimal

Jabar Perkuat Kompetensi Psikolog Klinis, Layanan Kesehatan Jiwa di Puskesmas Bakal Makin Optimal

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman. -Biro Adpim Jabar-

BANDUNG, RADARCIREBON.COM – Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Samantha Dewi Erwan Setiawan mendorong penguatan kompetensi psikolog klinis di puskesmas dan rumah sakit

Tujuannya, untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan jiwa bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Samantha saat menghadiri pembukaan Workshop Penguatan Kompetensi Psikolog Klinis Puskesmas dan Rumah Sakit dalam Praktik dan Peran sebagai Pembimbing Klinis Lapangan di UPTD Pelatihan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jabar, Kota Bandung, Sabtu 18 Juli 2026.

BACA JUGA:Ranperda P2APBD 2025 Disahkan Jadi Perda, Pemprov Jabar Fokus Perkuat Pelayanan Publik

Workshop tersebut diikuti perwakilan psikolog klinis dari puskesmas dan rumah sakit di kabupaten/kota se-Jabar.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi psikolog klinis dalam praktik profesional sekaligus memperkuat peran mereka sebagai pembimbing klinis lapangan untuk mendukung pelayanan kesehatan jiwa yang berkualitas.

"Semoga acara ini membawa manfaat bagi kita semua, khususnya bagi Ibu dan Bapak yang menjadi perwakilan di rumah sakit dan puskesmas kabupaten/kota di Jabar." 

"Selamat mengikuti acara ini dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir," ujar Samantha.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi (Pemprov) Jabar Herman Suryatman menegaskan bahwa penguatan kompetensi psikolog klinis harus diikuti dengan perluasan jangkauan pelayanan hingga menyentuh masyarakat secara langsung.

"Psikolog klinis bukan menunggu masyarakat datang, tidak bisa. Psikolog klinis yang harus datang ke masyarakat, nguriling, makanya kompetensi psikolog klinis menjadi sangat relevan, bukan untuk mencari zona nyaman, no," tegasnya.

BACA JUGA:Perpustakaan Gasibu Dirobohkan demi Penataan Gedung Sate, Pemprov Jabar Siapkan Layanan Digital

Menurut Herman, Jawa Barat masih menghadapi tantangan sosial dengan tingkat kemiskinan sebesar 6,78 persen dan pengangguran sebesar 6,64 persen yang tersebar di 27 kabupaten/kota, 627 kecamatan, 5.312 desa, dan 645 kelurahan. Ia berharap, psikolog klinis dapat hadir di puskesmas di 5.312 desa.

Ia juga mengajak seluruh psikolog klinis untuk terus meningkatkan kompetensi agar mampu menjawab berbagai persoalan kesehatan jiwa di tengah masyarakat.

Ketua Kolegium Psikologi Klinis Indria Laksmi Gamayanti berharap Jabar dapat menjadi pelopor dalam penguatan layanan psikologi klinis di tingkat puskesmas melalui berbagai program pelatihan yang berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait