Daya Motor

Musim Kemarau, Dedi Mulyadi Instruksikan Pendakian Gunung di Jawa Barat Ditutup

Musim Kemarau, Dedi Mulyadi Instruksikan Pendakian Gunung di Jawa Barat Ditutup

Kebakaran hutan dan lahan di Gunung Ciremai, Jawa Barat. -Agus Sugiarto -Radarcirebon.com

BANDUNG, RADARCIREBON.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengambil langkah antisipasi untuk mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi meminta pengelola kawasan pegunungan untuk menutup sementara aktivitas pendakian gunung.

Kebijakan tersebut didorong kekhawatiran aktivitas pendaki justru menjadi pemicu munculnya titik api di kawasan pegunungan yang kondisi vegetasinya relatif kering saat musim kemarau.

BACA JUGA:Spot Hiking di Kuningan dan Estimasi Biaya, dari Trek Santai hingga Pendakian Ciremai

Dedi Mulyadi mengatakan penggunaan api oleh pendaki, termasuk aktivitas memasak atau membuat perapian, berpotensi memicu kebakaran.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahaya puntung rokok yang dibuang sembarangan.

"Pendakian gunung untuk sementara ditutup dulu karena khawatir para pendaki nanti menyalakan api," kata Dedi Mulyadi dalam keterangan tertulisnya yang diterima radarcirebon.com, Selasa 1 September 2026.

Menurut Dedi, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan. Pemerintah tidak ingin aktivitas manusia di kawasan pegunungan menjadi faktor tambahan yang memperparah ancaman kebakaran selama musim kemarau.

Kebakaran di Jabar Capai 228 Hektare

Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat, hingga 31 Agustus 2026 terdapat 156 kejadian kebakaran hutan dan lahan di wilayah Jawa Barat.

Kebakaran tersebut tersebar di 178 desa atau kelurahan yang berada di 107 kecamatan. Total luas lahan dan hutan yang terdampak kebakaran mencapai 228,07 hektare.

Data itu menunjukkan ancaman kebakaran masih cukup serius di sejumlah wilayah Jawa Barat, terutama ketika kondisi cuaca kering meningkatkan potensi api mudah menjalar.

BACA JUGA:BRIN Kaji Teknologi Singkong untuk Atasi Karhutla, Disebut Bisa Padamkan Api Lebih Efektif

Dari sisi jumlah kejadian, Kabupaten Sumedang tercatat sebagai wilayah dengan kasus kebakaran terbanyak.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase