5 Bahaya Kesehatan Pengguna Susuk, dari Infeksi hingga Risiko Jarum Bergeser

5 Bahaya Kesehatan Pengguna Susuk, dari Infeksi hingga Risiko Jarum Bergeser

Bahaya susuk bagi kesehatan perlu diketahui, mulai dari infeksi, nyeri, hingga risiko bergeser.-@magnific -Freepik

RADARCIREBON.COM – Susuk dikenal sebagai praktik memasukkan benda kecil berbentuk seperti jarum ke bawah permukaan kulit. 

Praktik ini telah lama dikenal di sejumlah wilayah Asia Tenggara dan biasanya dikaitkan dengan tujuan tertentu, seperti kecantikan, daya tarik, kesehatan, atau keberuntungan.

Karena berada di bawah kulit, keberadaan susuk terkadang baru diketahui ketika seseorang menjalani pemeriksaan pencitraan, seperti X-ray.

Dari sisi medis, dokter dapat memandang susuk sebagai benda asing yang berada di dalam jaringan tubuh. 

BACA JUGA:FEKDI x IFSE 2026 Dorong Digitalisasi untuk Tingkatkan Produktivitas Ekonomi Daerah

BACA JUGA:BI Ungkap Kunci Transformasi Digital di FEKDI x IFSE 2026: Bukan Cuma Infrastruktur

Sebagian susuk terbuat dari logam yang relatif inert dan dalam banyak kasus dapat bertahan di dalam tubuh selama bertahun-tahun tanpa menimbulkan keluhan.

Artinya, tidak semua pengguna susuk pasti mengalami gangguan kesehatan.

Meski demikian, keberadaan susuk tetap memiliki sejumlah risiko. 

Laporan medis mengenai komplikasi susuk memang masih terbatas dan sebagian besar berupa laporan kasus. 

BACA JUGA:Kasus Flu dan Batuk Meningkat, Ini Cara Mencegah Penularan pada Anak

BACA JUGA:Cara Cek Mobil Lelang agar Tidak Salah Beli, Ini Trik Periksa Mesin hingga Dokumen

Namun, beberapa kemungkinan komplikasi telah terdokumentasi.

Karena itu, penting memahami risikonya tanpa menyimpulkan bahwa setiap susuk pasti berbahaya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait