Ribuan Pelayat Antar KH Adib Rofiuddin Izza ke Peristirahatan Terakhir, Tokoh Nasional Turut Berduka
Para santri mengantarkan jenazah KH Adib Rofiuddin Izza ke peristirahatan terakhir, Senin 1 Juni 2026 sore.-hasil tangkap layar-
CIREBON, RADARCIREBON.COM – Suasana haru dan duka mendalam menyelimuti keluarga besar Pondok Buntet Pesantren, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten CIREBON, setelah wafatnya sesepuh pesantren, KH Adib Rofiuddin Izza.
Ulama kharismatik yang selama ini dikenal sebagai tokoh panutan umat itu mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, pada Senin 1 Juni 2026 sekitar pukul 09.00 WIB.
Kabar wafatnya KH Adib segera menyebar dan mengundang duka dari berbagai kalangan. Tidak hanya keluarga besar pesantren dan para santri, sejumlah tokoh nasional hingga pejabat negara turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian ulama yang dikenal sederhana dan penuh dedikasi tersebut.
BACA JUGA:Wafatnya KH Adib Rofiuddin Izza, Gus Yahya: Saya Seperti Kehilangan Orang Tua Sendiri
Setelah disemayamkan di Jakarta, jenazah KH Adib Rofiuddin Izza diberangkatkan menuju Kabupaten Cirebon untuk dimakamkan di Makbaroh Buntet Pesantren.
Sepanjang perjalanan hingga prosesi pemakaman, ratusan santri, keluarga, tokoh agama, dan masyarakat umum memadati area pesantren untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Suasana penuh haru terlihat saat jenazah tiba di lingkungan pesantren. Banyak pelayat yang tidak kuasa menahan air mata ketika mengantarkan sosok yang selama puluhan tahun menjadi panutan dan pengayom masyarakat tersebut menuju tempat peristirahatan terakhirnya.
Sebelum dimakamkan, jenazah KH Adib terlebih dahulu disalatkan di Masjid Pondok Buntet Pesantren.
Ribuan jamaah mengikuti salat jenazah dan memanjatkan doa agar seluruh amal ibadah serta pengabdian almarhum diterima di sisi Allah SWT.
Kepergian KH Adib juga mendapat perhatian dari sejumlah tokoh nasional. Saat pelepasan jenazah di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Ketua PBNU KH Yahya Cholil Staquf hadir untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga besar almarhum.
BACA JUGA:Suasana Jelang Pemakaman KH Adib Rofiuddin Izza, Kapolda hingga Tokoh Nasional Berdatangan
Sementara itu, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan turut datang langsung ke rumah duka di Pondok Buntet Pesantren untuk menyampaikan rasa duka cita dan memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.
Adik almarhum, KH Aris Ni'matullah mengungkapkan, kondisi kesehatan KH Adib sebenarnya telah menurun sejak sebelum bulan Ramadan. Meski sempat menjalani perawatan medis di rumah sakit.
“Almarhum memilih kembali ke lingkungan pesantren agar dapat menjalani bulan suci Ramadan bersama para santri dan keluarga besar pesantren,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

