Daya Motor

Di Hari Lahir Pancasila, Bupati Imron Tegaskan Pentingnya Menjaga Kerukunan di Tengah Keberagaman

Di Hari Lahir Pancasila, Bupati Imron Tegaskan Pentingnya Menjaga Kerukunan di Tengah Keberagaman

Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Cirebon, Senin 1 Juni 2026.-Deny Hamdani-

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk memperkuat semangat kebangsaan dan persatuan.

Di tengah derasnya arus informasi serta dinamika global yang terus berkembang, masyarakat diingatkan agar tidak lengah terhadap berbagai ancaman yang dapat mengganggu keutuhan bangsa, termasuk intoleransi dan radikalisme.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg, saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Cirebon, Senin 1 Juni 2026.

BACA JUGA:Mengapa Lahirnya Pancasila pada 1 Juni, Bukan 22 Juni atau 18 Agustus?

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), unsur TNI-Polri, kepala perangkat daerah, serta berbagai elemen masyarakat.

Mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", peringatan tahun ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Pancasila harus terus dijaga dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Tema tersebut dinilai relevan dengan kondisi dunia saat ini yang menghadapi berbagai tantangan sosial, politik, ekonomi, hingga perkembangan teknologi yang begitu cepat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Imron membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi.

Ia menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya sekadar dasar negara atau dokumen sejarah, melainkan menjadi pedoman moral yang mampu membimbing bangsa Indonesia menghadapi berbagai perubahan zaman.

Menurutnya, kemajuan teknologi digital yang berkembang pesat telah membawa banyak manfaat bagi kehidupan masyarakat.

BACA JUGA:Prabowo Tegaskan Transformasi Ekonomi Nasional Berbasis Pancasila: Kekayaan Negara Harus Dinikmati Rakyat

Namun di sisi lain, derasnya arus informasi juga berpotensi memunculkan berbagai ancaman, seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, hingga paham-paham yang bertentangan dengan nilai persatuan bangsa.

“Pancasila adalah jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global yang terus berkembang,” ujar Imron saat membacakan amanat BPIP.

Ia menjelaskan bahwa penguatan ideologi Pancasila tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait