Daya Motor

DLH Cirebon Dorong PSEL Jadi Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah

DLH Cirebon Dorong PSEL Jadi Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah

Kabid PKPL DLH Kabupaten Cirebon, Alfian Rediana menyampaikan terkait penanganan sampah melalui teknologi modern, kemarin.-Samsul Huda-radarcirebon

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon mulai melakukan strategi pemulihan lingkungan dalam penanganan sampah melalui teknologi modern.

Salah satunya, membidik pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Teknologi ini dinilai mampu mengolah seribu ton sampah per hari. Langkah tersebut sebagai solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah yang kian meningkat.

Kabid Peningkatan Kapasitas dan Pemulihan Lingkungan (PKPL) DLH Kabupaten Cirebon, Alfian Rediana mengatakan, optimalisasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) saja tidak lagi mencukupi, namun perlu juga pembenahan.

Pembenahan tersebut, kata Alfian, harus dibarengi dengan terobosan melalui penerapan teknologi pengolahan sampah menjadi energi.

BACA JUGA:Honda Monkey Terbaru Juli 2026 Resmi Meluncur, Simak Spesifikasi Lengkap dan Fitur Unggulannya

“Kalau hanya mengandalkan TPA, tentu tidak akan berjalan efektif. Salah satu solusi jangka panjangnya yang paling rasional adalah melalui pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik,” ujar Alfian, Minggu (5/7).

Menurutnya, pembangunan PSEL bukan pekerjaan yang mudah. Sebab, membutuhkan investasi besar.

Termasuk dukungan regulasi, serta kesiapan berbagai aspek teknis. Meski demikian, peluang merealisasikan proyek tersebut mulai terbuka setelah adanya dukungan dari pemerintah pusat.

“Memang tidak mudah membangun PSEL ini. Karena itu, DLH tengah menjalani proses koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup terkait rencana pembangunan fasilitas tersebut, yang harapannya bisa segera masuk ke tahapan berikutnya,” terangnya.

BACA JUGA:Ditinggalkan Ibu Kandung, 2 Anak Terlantar di Cirebon Berhasil Diselamatkan

Kafa Alfian, apabila proyek tersebut terealisasi, kapasitas pengolahan sampah di Kabupaten Cirebon diproyeksikan melonjak signifikan.

Sedikitnya, seribu ton sampah per hari dapat diolah menjadi energi listrik sehingga tidak lagi seluruhnya berakhir di TPA.

“Tapi, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada teknologi. Pembenahan di sektor hulu juga menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga perbaikan sistem pengangkutan sampah,” paparnya.

Ia menambahkan, kedepan manajemen pengangkutan harus diperkuat agar alur sampah dari masyarakat menuju TPA lebih terukur.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait