Ironi Musim Panen Garam Cirebon: Produksi Melimpah, Penjualan Seret
Petani garam di Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon.-Mohamad Junaedi-RADARCIREBON.COM
CIREBON, RADARCIREBON.COM - Musim kemarau yang biasanya menjadi masa panen terbaik bagi petani garam di Kabupaten Cirebon, tahun ini belum sepenuhnya membawa keuntungan.
Di tengah meningkatnya produksi garam, para petani justru menghadapi dua persoalan sekaligus, yakni turunnya harga jual dan sulitnya menemukan pembeli.
Kondisi tersebut dirasakan oleh petani garam di Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon.
BACA JUGA:Sudah 50 Tahun Tak Kunjung Dibangun, Padahal Akses Utama Petani Garam dan Nelayan
Sejumlah petambak mengaku hasil panen yang terus bertambah belum mampu memberikan pendapatan yang maksimal karena sebagian besar garam yang diproduksi masih menumpuk di tambak.
Saat ini harga garam krosok mengalami penurunan dibandingkan awal musim panen.
Jika sebelumnya harga garam berada di kisaran Rp 1.500 per kilogram, kini turun menjadi sekitar Rp 1.200 per kilogram.
Penurunan harga tersebut terjadi seiring meningkatnya jumlah petambak yang memasuki masa panen sehingga pasokan garam di pasar menjadi lebih banyak.
Warno, salah seorang petani garam di Desa Rawaurip, mengatakan kondisi ini membuat petani semakin tertekan.
BACA JUGA:Sentra Garam Terbesar Jawa Barat Terhambat Infrastruktur, Jalan 8 Kilometer Belum Pernah Diaspal
Selain harga yang menurun, hasil panen juga belum terserap secara optimal karena minimnya pembeli yang datang langsung ke lokasi tambak.
"Satu petak tambak garam mampu menghasilkan sekitar empat hingga lima karung garam dalam sekali pengerokan yang dilakukan setiap dua hari sekali."
"Sementara dalam satu musim panen, total produksi dapat mencapai 80 hingga 90 ton, tergantung kondisi cuaca selama musim kemarau berlangsung," katanya.
Menurutnya, melimpahnya produksi tanpa diimbangi penyerapan pasar yang memadai berpotensi menyebabkan stok garam terus menumpuk.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

