Pemulangan Jamaah Haji Cirebon Rampung, Tiga Orang Masih Jalani Perawatan di Arab Saudi
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cirebon, H Mualim Tamim MAg.-SAMSUL HUDA-RADARCIREBON.COM
CIREBON, RADARCIREBON.COM - Seluruh rangkaian pemulangan jamaah haji asal Kabupaten Cirebon sudah rampung.
Namun, ada tiga jamaah yang belum bisa kembali ke Tanah Air. Mereka masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Arab Saudi.
Menurut Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cirebon, H Mualim Tamim MAg, tiga jamaah yang masih dirawat di rumah sakit Arab Saudi adalah, Darsono dari Kecamatan Weru (Kloter 40), Sumini dari Kecamatan Ciwaringin (Kloter 40), dan Rasidi dari Kecamatan Suranenggala (Kloter 13).
BACA JUGA:Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, Kemenhaj Pastikan Jemaah Tidak Terbebani
Menurutnya, hingga saat ini ketiganya belum dapat dipulangkan karena masih memerlukan penanganan medis.
"Kami terus berkoordinasi dengan petugas penyelenggara ibadah haji dan pemerintah Arab Saudi untuk memantau perkembangan kesehatan kondisi tiga jamaah yang masih berada di Arab Saudi," ujar Mualim didampingi Kasubag TU H Ahmad Khotib Haryanto, Selasa 7 Juli 2026.
Ia menjelaskan, kepulangan ketiga jamaah sepenuhnya menunggu rekomendasi dari Kantor Urusan Haji di Arab Saudi.
Begitu dinyatakan layak terbang oleh tim medis, proses pemulangan akan segera dilakukan.
"Kalau sudah ada izin dipulangkan, kami bersama Kanwil akan menjemput langsung di bandara Soekarno-Hatta bersama pihak keluarga.”
“Apabila kondisinya memerlukan penanganan khusus, kami siap menyiapkan ambulans, semuanya sudah kami siapkan," katanya.
BACA JUGA:Skema Baru Haji 2027 Diusulkan, Jemaah Hanya Bayar 40 Persen dari Total Biaya
Dalam kesempatan itu, Mualim meminta keluarga jamaah agar tetap tenang dan tidak khawatir berlebihan.
Ia pun mengajak masyarakat untuk mendoakan agar ketiga jamaah segera pulih sehingga dapat kembali ke Kabupaten Cirebon dalam kondisi sehat.
Menurutnya, sistem pelayanan rumah sakit di Arab Saudi berbeda dengan di Indonesia. Salah satunya, rumah sakit di sana tidak memperbolehkan adanya keluarga yang menjaga pasien selama menjalani perawatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

