Daya Motor

Ingin Jadi Sekolah Adiwiyata Nasional? Ini Nilai Minimal dan Syarat yang Harus Dipenuhi

Ingin Jadi Sekolah Adiwiyata Nasional? Ini Nilai Minimal dan Syarat yang Harus Dipenuhi

Kabid PKPL DLH, Alfian Rediana menjelaskan terkait usulan 18 sekolah untuk menembus predikat CSAN tahun 2026.-SAMSUL HUDA-RADARCIREBON.COM

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Bukan mengejar piala. Bukan pula berburu gelar. Yang ingin dibangun adalah kebiasaan.

Kebiasaan mencintai lingkungan sejak duduk dibangku sekolah. 

Karena itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon mengusulkan 18 sekolah menembus predikat Calon Sekolah Adiwiyata Nasional (CSAN) tahun 2026.

BACA JUGA:BKPSDM Majalengka Pastikan Promosi ASN Berjalan Objektif Lewat Manajemen Talenta

Kabid Peningkatan Kapasitas dan Pemulihan Lingkungan (PKPL) DLH, Alfian Rediana, mengatakan, program Adiwiyata bukan sekadar memberikan penghargaan kepada sekolah yang bersih. 

Program ini merupakan implementasi Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) yang menjadi kebijakan pemerintah pusat dan daerah berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2025 tentang Adiwiyata.

Kata Alfian, awalnya terdapat 20 sekolah yang diusulkan mengikuti seleksi CSAN.

Namun, dalam proses verifikasi, satu sekolah mengundurkan diri dan satu lainnya belum memenuhi persyaratan administrasi sehingga tidak dapat diproses. 

Hasilnya, hanya 18 sekolah yang resmi mengikuti penilaian tahun ini.

"Peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SD, SMP, SMA hingga sekolah sederajat."

"Sementara untuk tingkat taman kanak-kanak, penilaian masih berada pada level Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten (CSAK)," ujar Alfian, kepada Radar, saat ditemui diruang kerjanya, Selasa 4 Agustus 2026.

BACA JUGA:2 PPPK Kabupaten Cirebon Jadi Joki Fake GPS, Terancam Dipecat sebagai ASN

Alfian menjelaskan, sekolah yang ingin mengikuti program ini harus terlebih dahulu mendaftarkan diri.

Setelah itu, DLH akan memberikan pendampingan mulai dari penyusunan surat keputusan (SK) tim Adiwiyata, pembentukan kader Adiwiyata, hingga pemenuhan dokumen kurikulum dan administrasi lainnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait