529 Siswa Sekolah Rakyat Cirebon Buka Rekening SimPel, OJK Dorong Budaya Menabung Sejak Dini
Penguatan literasi dan inklusi keuangan melalui peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026-Dede Adhitama-
RADARCIREBON.COM – Kebiasaan menabung mulai ditanamkan sejak bangku sekolah.
Sebanyak 529 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Cirebon kini memiliki rekening Simpanan Pelajar (SimPel) setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan melalui peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026.
Puncak kegiatan HIM 2026 tersebut berlangsung di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan diikuti sekitar 540 siswa.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak usia sekolah.
BACA JUGA:Panduan Membeli Laptop Gaming Bekas Berkualitas, Cek 17 Bagian Ini
BACA JUGA:Respons Positif Janji DPRD Sahkan RUU Perampasan Aset 15 Desember 2026
OJK Cirebon menggandeng pemerintah daerah, satuan pendidikan, Bank Indonesia, Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) Komisariat Cirebon, serta sejumlah pelaku industri jasa keuangan dalam kegiatan tersebut.
Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan, mulai dari Bupati Cirebon, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, perwakilan Pemerintah Kota Cirebon dan Pemerintah Kabupaten Majalengka, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon hingga jajaran Sekolah Rakyat.
Bupati Cirebon Imron Rosyadi mengatakan budaya menabung memiliki makna lebih luas daripada sekadar menyimpan uang.
Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat menjadi sarana untuk membentuk kedisiplinan, rasa tanggung jawab, kemampuan menentukan skala prioritas, sekaligus melatih anak merencanakan masa depan.
BACA JUGA:Kebakaran Hebat Lahap Rumpun Bambu di Talun Cirebon, Area 1 Hektare Terbakar
BACA JUGA:5 Aplikasi Keamanan HP Android Terbaik 2026 untuk Cegah Malware dan Pencurian Data
“Menabung bukan sekadar menyisihkan uang. Di dalamnya terdapat nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan menentukan prioritas, dan kebiasaan merencanakan masa depan,” kata Imron.
Ia menilai lingkungan Sekolah Rakyat menjadi tempat yang tepat untuk menanamkan berbagai kecakapan hidup kepada siswa.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

