38 Santri Al Ta’awun Dibekali PHBS, STIKes Cirebon Siapkan Kader Pesantren Sehat
Tim Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Pemberdayaan Santri sebagai Kader Pesantren Sehat melalui Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Pondok Pesantren Al Ta’awun Kabupa-Dokumen-
CIREBON, RADARCIREBON.COM – Pesantren bukan sekadar tempat menimba ilmu agama.
Bagi para santri, pesantren juga menjadi ruang hidup bersama dengan berbagai aktivitas yang berlangsung hampir sepanjang hari.
Kondisi tersebut membuat kebersihan dan kesehatan lingkungan menjadi bagian penting dalam kehidupan pesantren.
BACA JUGA:Keren! Zahra Kayla Putri, Santri Al Hikmah Bobos Cirebon Sabet Juara 1 Panahan Jabar Series 2
Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan kamar hingga memilah sampah perlu dibangun secara konsisten agar lingkungan asrama tetap sehat.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, tim Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon menjalankan Program Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Pemberdayaan Santri sebagai Kader Pesantren Sehat melalui Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Pondok Pesantren Al Ta’awun Kabupaten Cirebon.”
Program ini melibatkan 38 santri Pondok Pesantren Al Ta’awun Kabupaten Cirebon. Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 santri dipersiapkan secara khusus sebagai calon Kader Pesantren Sehat.
Para santri yang menjadi kader tidak hanya dibekali pengetahuan untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat bagi dirinya sendiri.
Mereka juga diarahkan menjadi penggerak sekaligus edukator kesehatan bagi teman-teman sebaya di lingkungan pesantren.
BACA JUGA:Kemenag Apresiasi Dedikasi Ponpes Khas Kempek Dirikan STIKES dan STIES Al Jaelani
Langkah tersebut dinilai penting karena kehidupan santri berlangsung dalam lingkungan komunal.
Perubahan kebiasaan akan lebih mudah dibangun apabila santri sendiri terlibat sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan lingkungan.
Penerapan PHBS Masih Perlu Diperkuat
Program STIKes Cirebon tersebut berangkat dari hasil pengukuran kondisi awal di lingkungan pesantren. Hasilnya menunjukkan masih terdapat sejumlah indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang perlu diperkuat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

