Kekeringan Ancam Sawah Cirebon, 20-30 Hektare Berpotensi Puso
Dr Deni Nurcahya ST MSi -Deni Hamdani-radarcirebon
CIREBON, RADARCIREBON.COM-Kekeringan mulai mengancam areal pertanian di Kabupaten Cirebon. Penurunan debit air secara drastis membuat sejumlah lahan sawah berpotensi mengalami gagal panen atau puso.
Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon memperkirakan luas lahan yang berpotensi puso mencapai 20 hingga 30 hektare. Data tersebut masih bersifat sementara karena pendataan di lapangan terus dilakukan.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Dr Deni Nurcahya ST MSi mengatakan, laporan ancaman puso datang dari sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Ciwaringin dan sebagian Kecamatan Beber.
“Dimungkinkan akan terjadi puso. Ada beberapa lokasi, cuma kami belum bisa rilis datanya seberapa banyak, masih dalam pemantauan,” kata Deni.
Menurut Deni, penurunan debit air menjadi salah satu penyebab utama tanaman padi terancam gagal panen.
Kondisi tersebut membuat pasokan air ke lahan pertanian tidak mencukupi, terutama persawahan yang bergantung pada jaringan irigasi.
Untuk menyelamatkan tanaman, pemerintah mengerahkan pompa dan membangun jaringan irigasi perpompaan (irpom) di sejumlah titik.
Salah satunya di Desa Susukan Kecamatan Susukan, tepatnya Blok Kayen. Di lokasi tersebut terdapat sekitar 309 hektare sawah yang selama ini mendapat pasokan air dari saluran irigasi arah Majalengka.
Karena pasokan air berkurang, Dinas Pertanian bersama pihak terkait membuat irpom sepanjang 2,2 kilometer dari Saluran Rentang Kanan.
BACA JUGA:Truk Kontainer Terguling di Pantura Eretan, Arus Jakarta-Cirebon Macet 2 Kilometer
Pompa darurat dipasang di kawasan bendung rumah penjaga bendung BBWS. Air kemudian dialirkan melalui jaringan pipa menuju areal persawahan.
Penanganan juga dilakukan di Geyongan. Embung BBWS yang menjadi salah satu sumber air di kawasan tersebut telah mengering.
Pemerintah kemudian memasang pompa sentrifugal dari Saluran Rentang Kanan. Air dialirkan melalui jaringan pipa sepanjang 1,5 kilometer dengan diameter 6 inci.
“Karena embung BBWS-nya kering, kita pasang juga pompa sentrifugal di Saluran Rentang Kanan,” ujar Deni.
Tak hanya di dua lokasi. Dinas Pertanian tengah mengerjakan irpom di sejumlah titik lain. Dalam pekan ini, sedikitnya 40 titik irpom dipasang untuk mengantisipasi meluasnya dampak kekeringan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

