12.745 Balita di Kabupaten Cirebon Terdeteksi Stunting, Ternyata Ini Penyebab Terbanyak

12.745 Balita di Kabupaten Cirebon Terdeteksi Stunting, Ternyata Ini Penyebab Terbanyak

12.745 balita di Kabupaten Cirebon terdeteksi stunting. Ilustrasi-@pikisuperstar -fr

RADARCIREBON.COM – Persoalan stunting masih menjadi perhatian serius di Kabupaten Cirebon. 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon mencatat sebanyak 12.745 balita terdeteksi mengalami stunting.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Cirebon, dr Teti Rostianty MKM, mengatakan stunting dipengaruhi oleh berbagai faktor. 

Salah satu penyebab yang paling banyak ditemukan adalah kurangnya asupan makanan bergizi.

BACA JUGA:Parah! Media Vietnam Mendoakan Timnas Indonesia Nggak Lolos Final FIFA ASEAN Cup 2026

“Penyebab terbanyak (stunting) karena asupan makanan bergizi yang kurang. Selain itu, ada juga penyakit penyerta seperti TBC dan penyakit lainnya,” ujar Teti.

Menurut Teti, penanganan stunting tidak bisa hanya dilakukan ketika anak sudah mengalami gangguan pertumbuhan. 

Pencegahan harus dimulai sejak dini, bahkan sebelum seseorang memasuki masa kehamilan.

Dinkes Cirebon Perkuat Pencegahan Stunting

BACA JUGA:Dulu Turun Sekarang Naik Lagi, Gonjang-ganjing Ranking FIFA Indonesia, Kini Jadi ke-117 Peringkat Dunia

Dinkes Kabupaten Cirebon memperkuat pencegahan stunting melalui jaringan puskesmas. Intervensi dilakukan secara berjenjang sesuai tahapan kehidupan.

Program tersebut menyasar beberapa kelompok, mulai dari remaja putri hingga balita.

1. Remaja Putri Dapat Tablet Tambah Darah

Pada kelompok remaja putri, Dinkes menjalankan program pemberian tablet tambah darah (TTD).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait