Sampah Menumpuk Lebih dari 100 Meter, Sungai Singaraja Cirebon Akhirnya Dibersihkan

Sampah Menumpuk Lebih dari 100 Meter, Sungai Singaraja Cirebon Akhirnya Dibersihkan

Pengurasan sampah di aliran sungai Singaraja Desa Japura Lor, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jumat 2 Oktober 2026.-Mohamad Junaedi-RADARCIREBON.COM

CIREBON, RADARCIREBON.COM — Tumpukan sampah yang menyumbat aliran Sungai Singaraja di Blok Wage, Desa Japura Lor, Kecamatan Pangenan, Kabupaten CIREBON, mulai dibersihkan, Jumat 2 Oktober 2026.

Pembersihan dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pangenan, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung, serta pemerintah Desa Japura Lor.

Langkah tersebut dilakukan setelah para petani mengeluhkan terganggunya aliran air menuju lahan pertanian.

BACA JUGA:Hujan Deras Picu Luapan Sungai Singaraja, Japura Kidul dan Japura Lor Terendam Banjir

Sampah yang menumpuk di sungai membuat aliran air tersendat bahkan berhenti, sehingga kebutuhan pengairan sawah di sepanjang aliran Sungai Singaraja ikut terdampak.

Untuk mempercepat proses pembersihan, BBWS Cimanuk-Cisanggarung menerjunkan alat berat.

Sementara itu, DLH Kabupaten Cirebon menyiapkan delapan armada truk untuk mengangkut sampah dari lokasi.

Proses pengurasan dan pengangkutan sampah diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua hari.

Lamanya pengerjaan disebabkan volume sampah yang cukup besar dan menumpuk di aliran utama sungai.

Camat Pangenan Baihaqi mengatakan, persoalan di Sungai Singaraja bukan sekadar tumpukan sampah di tepian sungai.

Sampah justru memenuhi bagian utama aliran sehingga menghambat pergerakan air.

BACA JUGA:Kiriman Air dari Kuningan, Sungai Singaraja Meluap Rendam Tiga Desa di Cirebon

Menurutnya, tumpukan sampah tersebut membentang lebih dari 100 meter. Jenis sampah yang ditemukan didominasi sampah rumah tangga.

Baihaqi menduga sampah yang menumpuk tidak seluruhnya berasal dari masyarakat sekitar. Sebagian sampah kemungkinan terbawa arus dari wilayah hulu sungai.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait