H. Satori Dukung Program KDMP: Perkuat Ekonomi Desa
Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VIII, H. Satori, S.Pd.I., M.M., menyatakan dukungan penuh terhadap program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes/KDMP) yang digagas pemerintah di bawah kepemimpinan Preside-Ist-RADARCIREBON.COM
"Zaman dulu sebenarnya pernah ada koperasi desa. Namun, sekarang program ini lebih ditingkatkan lagi."
"Kalau dulu belum semua desa memiliki koperasi, sekarang melalui program Presiden Pak Prabowo Subianto, kita berharap seluruh desa bisa mengembangkan koperasi di wilayahnya masing-masing," jelasnya.
Bagi Satori, pemerataan keberadaan koperasi menjadi salah satu hal penting dalam upaya memperkuat ekonomi lokal.
Dengan adanya lembaga usaha yang dikelola secara baik, masyarakat diharapkan memiliki akses lebih luas untuk mengembangkan potensi ekonomi di wilayahnya sendiri.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan program KDMP tidak cukup hanya diukur dari jumlah koperasi yang dibentuk.
Pengelolaan yang profesional, keberlanjutan usaha, serta kemampuan memenuhi kebutuhan masyarakat juga perlu menjadi perhatian.
Koperasi yang berjalan secara produktif diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi di desa, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Peluang UMKM Memperluas Pasar
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi desa, KDMP juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pelaku UMKM.
Keberadaan koperasi berpotensi menjadi bagian dari jaringan pemasaran dan distribusi yang membantu produk usaha masyarakat menjangkau konsumen lebih luas.
BACA JUGA:Bulog Cirebon Buka Peluang Kerja Sama Komersial dengan KDMP dan SPPG
Dengan dukungan sistem usaha yang terorganisasi, pelaku UMKM diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk memasarkan produk, memperluas jaringan perdagangan, dan meningkatkan aktivitas produksinya.
Hal tersebut dinilai sejalan dengan pentingnya pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat.
Apabila koperasi dan UMKM dapat saling mendukung, potensi usaha lokal berpeluang berkembang lebih baik.
Namun, manfaat tersebut perlu ditopang oleh pengelolaan koperasi yang transparan, perencanaan usaha yang matang, serta pemilihan unit bisnis yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

