PTP Nonpetikemas Apresiasi PBM Berprestasi di Pelabuhan Cirebon, Produktivitas dan K3 Jadi Standar Utama
PTP Nonpetikemas Apresiasi PBM Berprestasi di Pelabuhan Cirebon, Produktivitas dan K3 Jadi Standar Utama-Abdullah-radarcirebon
CIREBON, RADARCIREBON.COM - Komitmen terhadap keselamatan kerja terus menjadi prioritas utama di lingkungan Pelabuhan Cirebon.
PTP Nonpetikemas Cabang Cirebon menegaskan hal tersebut melalui kegiatan evaluasi kinerja Perusahaan Bongkar Muat (PBM) yang dirangkaikan dengan pemberian apresiasi kepada PBM berprestasi, dengan penekanan pada aspek HSSE dan kepatuhan terhadap prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Evaluasi dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan produktivitas operasional, ketepatan pelayanan, serta disiplin penerapan keselamatan kerja, termasuk penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan kepatuhan terhadap prosedur operasional di area pelabuhan.
Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga aman bagi seluruh pekerja dan pengguna jasa.
BACA JUGA:Lengkap, Daftar Nama Pejabat dan Jabatan Baru usai Rotasi dan Mutasi di Pemkab Cirebon
Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Cirebon, Hari Priyatna, menjelaskan bahwa keselamatan kerja merupakan fondasi utama keberlanjutan operasional pelabuhan.
“Produktivitas yang tinggi harus berjalan seiring dengan keselamatan kerja. Melalui evaluasi dan apresiasi ini, kami ingin menanamkan budaya bahwa setiap aktivitas operasional harus mengutamakan keselamatan sebagai tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Pada kegiatan tersebut, kata Hari Priyatna, penghargaan diberikan kepada PBM dengan capaian Kinerja Curah Kering Terbaik, Kinerja General Cargo Terbaik, serta HSSE Terbaik selama periode evaluasi tahun 2025.
Penghargaan HSSE menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun kesadaran bahwa keselamatan kerja bukan sekadar kepatuhan prosedur, melainkan bagian dari budaya kerja profesional di pelabuhan.
BACA JUGA:Rumah Nyaris Roboh, Hidup Nenek 67 Tahun di Cirebon Penuh Kecemasan
Menurut Hari, Kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan kolaborasi antara pengelola pelabuhan, PBM, dan stakeholder dalam menciptakan ekosistem kerja yang aman, meminimalkan risiko operasional, serta memastikan keberlangsungan layanan bongkar muat yang andal dan berkelanjutan.
Evaluasi kinerja berbasis keselamatan akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya peningkatan standar HSSE di Pelabuhan Cirebon.
Pihaknya meenerangkan, bahwasannya PTP Nonpetikemas Cabang Cirebon PTP Nonpetikemas Cabang Cirebon melayani berbagai macam komoditi curah kering, curah cair, dan general cargo. Komoditi curah kering antara lain batubara, pasir, clinker, semen, dan gypsum.
Komoditi curah cair, antara lain CPO, biosolar, aspal. Sedangkan untuk general cargo, komoditi yang dihandle adalah heavy equipment, project cargo, pipa, dan sebagainya.
BACA JUGA:KAI Daop 3 Cirebon Terjunkan Drone, Perlintasan Liar Ditutup Jelang Angkutan Lebaran 2026
Pihaknya menyampaikan bahwasannya PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Cirebon yang terletak diantara Jakarta dan Semarang ini menjadikan Pelabuhan ini sebagai penghunung logistik regional yang melayani aktivitas bongkar muat barang seperti, Batubara, Pasir Sillica, Gypsum, Jagung, RBD Olein, Aspal dan komoditi lainnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

