Daya Motor

DKIS Siapkan Publikasi Masif Pembangunan Kota Cirebon Mulai 2026

DKIS Siapkan Publikasi Masif Pembangunan Kota Cirebon Mulai 2026

Penguatan Kinerja DKIS disampaikan dalam kunjungan kerja Komisi I DPRD Kota Cirebon ke DKIS Kota Cirebon, Selasa (2/6/2026).-Cecep Nacepi-radarcirebon

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Kinerja Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon mendapat semangat baru. Semangat itu berasal dari Komisi I DPRD Kota Cirebon yang menyatakan dukungannya terhadap program kerja DKIS Kota Cirebon. Khususnya dalam penguatan infrastruktur teknologi informasi, keamanan data, dan peningkatan publikasi pembangunan kepada masyarakat.

Penguatan Kinerja DKIS disampaikan dalam kunjungan kerja Komisi I DPRD Kota Cirebon ke DKIS Kota Cirebon, Selasa (2/6/2026). Dalam kunjungan itu, DKIS memaparkan program kerjanya, dan berbagai kebutuhan dan tantangan yang dihadapi sebagai pusat data dan informasi Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon.

"DKIS menjadi sentral informasi dan data Pemerintah Kota Cirebon. Karena itu, kapasitas kami harus terus ditingkatkan agar mampu mendukung kebutuhan data dan informasi yang semakin besar," ujar Maulana.

Menurutnya, DKIS saat ini memiliki dua fokus utama, yakni penguatan infrastruktur teknologi informasi dan pengembangan komunikasi publik. Pada sektor infrastruktur teknologi, kebutuhan peningkatan kapasitas server dan sistem pendukung menjadi perhatian utama.

BACA JUGA:Prabowo Dikritik, Habiburokhman Balas Dino Patti Djalal: Sok Paling Kemlu!

Sementara pada bidang komunikasi publik, DKIS berupaya memperluas penyebaran informasi pembangunan kepada masyarakat. Mulai tahun 2026, DKIS berencana mempublikasikan secara masif rencana pembangunan maupun hasil pembangunan yang dilaksanakan Pemkot Cirebon.

"Kami akan mempublikasikan rencana pembangunan dan hasil pembangunan secara lebih terbuka agar masyarakat mengetahui apa yang telah dilakukan oleh pemerintah kota," katanya.

Selain itu, DKIS juga berencana mengintegrasikan bidang statistik dengan publikasi pembangunan. Data statistik tersebut nantinya akan digunakan untuk menunjukkan capaian pembangunan secara terukur dari waktu ke waktu.

"Data statistik dapat menggambarkan kondisi sebelum pembangunan dan hasil setelah pembangunan dilaksanakan, sehingga masyarakat dapat melihat dampaknya secara nyata," jelas Maulana.

BACA JUGA:Piala Dunia 2026 Jadi Turnamen Tercanggih, Teknologi AI Siap Pangkas Kontroversi Wasit

Dalam aspek keamanan data, DKIS mengaku terus memperkuat sistem perlindungan informasi. Saat ini, DKIS telah memiliki sertifikasi ISO/IEC 27001:2022 terkait Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Menurutnya, setiap aplikasi yang dibangun pemerintah daerah kini wajib melalui proses pengujian keamanan atau penetration test sebelum diluncurkan kepada publik. "Langkah ini dilakukan agar kejadian serangan siber yang pernah terjadi beberapa tahun lalu tidak terulang kembali. Semua aplikasi harus melalui pengujian keamanan sebelum digunakan," ujarnya.

Selain itu, DKIS juga tengah mengembangkan integrasi berbagai layanan publik berbasis digital ke dalam Portal Sedulur sebagai upaya mempermudah akses masyarakat terhadap layanan pemerintah.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon, Agung Supirno, menegaskan pihaknya akan mendukung berbagai kebutuhan DKIS agar pelayanan informasi kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.

BACA JUGA:Aturan Baru SPMB 2026 Kota Cirebon, Ini Skema Baru Jalur Prestasi dan Kuota Domisili

"Komisi I DPRD Kota Cirebon mendukung penuh program dan rencana yang akan dilakukan DKIS. DKIS merupakan sentral informasi Kota Cirebon sehingga harus diperkuat, baik dari sisi infrastruktur maupun sumber daya pendukungnya," kata Agung.

Ia menyebutkan sejumlah kebutuhan yang masih perlu mendapat perhatian, seperti pengadaan server, penambahan jaringan Wi-Fi, CCTV, serta perangkat pendukung lainnya. Menurutnya, kebutuhan-kebutuhan tersebut penting untuk menunjang pelayanan informasi kepada masyarakat sekaligus memperkuat sistem keamanan data pemerintah daerah.

Agung juga menekankan pentingnya peran DKIS dalam menangkal penyebaran informasi hoaks melalui publikasi yang cepat dan akurat mengenai program pemerintah.

"DKIS harus terus meng-update informasi terkait rencana pembangunan dan program Pemkot agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan atau hoaks," tuturnya.

BACA JUGA:Update Dugaan Skandal Anggota Dewan, BK Hadirkan Ayu hingga Mantan Istri HSG

Menurutnya, publikasi yang baik juga menjadi bukti bahwa Pemkot Cirebon terus bekerja dan menjalankan program pembangunan untuk masyarakat. Selain itu, Komisi I DPRD juga menyoroti pentingnya penguatan keamanan siber menyusul insiden peretasan yang pernah dialami Pemkot Cirebon beberapa tahun lalu.

"Dulu pernah terjadi gangguan pada sistem informasi pemerintah yang memunculkan konten tidak pantas. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi DKIS untuk terus memperkuat server dan sistem keamanan agar kejadian serupa tidak terulang kembali," pungkasnya. (cep)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait