Daya Motor

114 Tahun Stasiun Cirebon, Dari Ikon Sejarah hingga Pusat Mobilitas Modern Pulau Jawa

114 Tahun Stasiun Cirebon, Dari Ikon Sejarah hingga Pusat Mobilitas Modern Pulau Jawa

114 Tahun Stasiun Cirebon diperingati dengan berbagai kegiatan. Stasiun bersejarah ini telah melayani lebih dari 5,1 juta penumpang.-Istimewa-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Perjalanan panjang Stasiun Cirebon memasuki babak baru.

Tepat pada peringatan 114 Tahun Stasiun Cirebon, salah satu bangunan bersejarah paling ikonik di Kota Udang ini terus menunjukkan eksistensinya sebagai pusat transportasi modern yang tetap menjaga nilai sejarah yang dimiliki.

Sejak resmi beroperasi pada 3 Juni 1912, Stasiun Cirebon tidak hanya menjadi simpul transportasi penting di jalur utara Pulau Jawa, tetapi juga saksi perkembangan ekonomi, sosial, dan budaya yang berlangsung selama lebih dari satu abad.

Bangunan yang berdiri megah dengan sentuhan arsitektur Art Deco tersebut dibangun oleh perusahaan kereta api kolonial Belanda, Staatsspoorwegen (SS). 

BACA JUGA:Tragedi Peternak Kuningan! Kandang Terbakar, 6.300 Bibit Ayam Mati dan Kerugian Capai Rp120 Juta

Perancangnya adalah arsitek ternama Pieter Adriaan Jacobus Moojen yang dikenal melalui berbagai karya monumental pada masanya.

Keunikan Stasiun Cirebon terlihat dari perpaduan unsur budaya lokal dengan gaya arsitektur Barat yang berkembang pada awal abad ke-20. 

Struktur bangunan yang simetris serta bentuk atap segitiga khas menjadikan stasiun ini memiliki karakter kuat dan mudah dikenali hingga saat ini.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menegaskan bahwa status Stasiun Cirebon sebagai bangunan cagar budaya menjadi alasan utama KAI untuk terus menjaga keaslian bangunan tersebut di tengah berbagai upaya modernisasi layanan.

BACA JUGA:Serunya Belajar Kereta Api di Stasiun Cirebon, Siswa Diajak Kenal Operasional KAI

BACA JUGA:Pemkab Majalengka Sumbang Rp3,67 Miliar untuk 8 Parpol, PDI Perjuangan Terbesar

Menurutnya, Stasiun Cirebon merupakan salah satu aset penting dalam sejarah perkeretaapian nasional. 

Karena itu, pelestarian nilai sejarah berjalan beriringan dengan peningkatan fasilitas dan pelayanan bagi pelanggan.

“Stasiun Cirebon adalah salah satu mahakarya sejarah perkeretaapian Indonesia. Kami berkomitmen menjaga kelestarian arsitektur aslinya, namun tetap menghadirkan berbagai inovasi layanan agar sesuai dengan kebutuhan pelanggan masa kini,” ujar Muhibbuddin.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: