Inspiratif, Guru SMA Islam Al Azhar 5 Cirebon Tembus Jurnal Internasional Terindeks Scopus Q1
Ade Prasetia Agung Gumelar Purnama, Guru bahasa Inggris dari SMA Islam Al Azhar 5 Cirebon i-Abdullah -Radar Cirebon
CIREBON,RADARCIREBON.COM – Sebuah pencapaian yang berhasil ditorehkan oleh Ade Prasetia Agung Gumelar Purnama, Guru bahasa Inggris dari SMA Islam Al Azhar 5 Cirebon ini menulis Jurnal ilmiah hasil penelitiannya sukses menembus publikasi internasional dan terindeks dalam Scopus Quartile 1 (Q1). Keberhasilan ini membuktikan bahwa profesi guru juga memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam dunia riset internasional.
Guru yang akrab disapa Ade ini menceritakan bahwa perjalanan jurnal tersebut bermula dari tugas yang diberikan oleh Kepala Sekolahnya, Nur Wahyudin, S.Si. Ade ditunjuk untuk mengikuti lomba menulis karya ilmiah tingkat SMA Al-Azhar se-Indonesia. Karya yang dilombakan merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Penelitian Tindakan Kelas.
Dalam kompetisi tersebut, Ade berhasil masuk ke babak final 10 besar nasional dan menampilkan hasil penelitiannya hingga menyabet juara Harapan 2 (masuk 5 besar).
Pasca-perlombaan, artikel ilmiah tersebut dilirik melalui jalinan relasi dengan Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon. Salah satu koordinator pembelajaran TOEFL di SMA Islam Al-Azhar 5 Cirebon yang juga merupakan pengelola jurnal di UGJ menawarkan kepada Ade untuk mengirimkan karya ilmiahnya.
BACA JUGA: Resmi! David Nascimento Gantikan Kurniawan Dwi Yulianto di Timnas U-17 Indonesia
Awalnya, artikel tersebut berhasil diterbitkan di tingkat nasional dan terindeks Sinta 3. Namun, tim pengelola jurnal UGJ melihat lebih banyak potensi dari artikel tersebut dan menawarkan untuk mengelolanya agar bisa menembus Scopus. Artikel ini kemudian digarap secara kolaboratif oleh tim dosen dari UGJ dan Politeknik Negeri Batam, di mana Ade tercatat sebagai penulis ketiga.
“Mereka yang mengurus template, koordinasi, hingga korespondensi dengan penerbit Taylor & Francis di London, Saya sangat senang, ternyata seorang guru juga bisa menembus jurnal internasional sekelas Scopus Q1.” Ujar Ade penuh bangga.
Proses publikasi ini tidaklah instan, Ade mengungkapkan bahwa artikel tersebut pertama kali disubmit pada bulan Agustus tahun 2025 lalu. Proses tersebut memakan waktu sekitar 11 bulan lebih atau hampir satu tahun, yang diisi dengan berbagai revisi dan penyempurnaan bersama tim kolaborator. Hingga akhirnya pada tanggal 29 Juni 2026, artikel tersebut resmi dinyatakan terbit. Ade menerima notifikasi email resmi beserta tautan DOI, laman web, serta berkas PDF artikel yang sudah bisa diunduh.
Bagi Ade, pencapaian ini memberikan pelajaran berharga bahwa selain kualitas karya ilmiah, membangun jaringan atau hubungan dengan dunia akademis tingkat tinggi seperti dosen dan universitas merupakan kunci penting bagi para guru yang ingin melangkah ke kancah penelitian global.
BACA JUGA: Kasus Dugaan Penyekapan oleh Oknum Polisi Terungkap, Korban Asal Cirebon Jalani Visum di Jakarta
Tentu saja ini Sebuah pencapaian gemilang berhasil dicapai di bidang penelitian pendidikan. Sebuah karya ilmiah yang mengangkat efektivitas teknik membaca SQ3R berhasil menembus jurnal internasional bereputasi tinggi yang terindeks Scopus Q1 (Kuartil 1).
Capaian terindeks di kancah internasional ini menjadi bukti bahwa reputasi penelitian tersebut telah diakui secara global. Dengan indeksasi Scopus Q1 yang merupakan kasta tertinggi dalam dunia publikasi ilmiah, hasil karya anak bangsa ini kini dapat diakses dan disitasi oleh para peneliti di seluruh dunia sebagai referensi dan dasar untuk penelitian selanjutnya.
Ade menjelaskan bahwa penelitian ini fokus pada metode membaca SQ3R, yang merupakan singkatan dari Survey, Question, Read, Recall, dan Review. Metode ini menawarkan runutan atau langkah-langkah terstruktur bagi siswa agar dapat memahami bacaan secara lebih mendalam dan komprehensif.
"Jadi ketika murid membacanya tidak langsung membaca teks secara keseluruhan. Ada langkah-langkahnya. Pertama, Survey, kita lihat sekilas dulu ini tentang apa. Kemudian Question, sebelum membaca kita buat dulu beberapa pertanyaan di dalam kepala tentang apa yang kira-kira akan terjawab nanti saat membaca," bebernya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

