Gelar Pengajian Minggu Pagi, PCM Kesambi Hadirkan Ketua PWM Jabar
Gelar Pengajian Minggu Pagi, PCM Kesambi Hadirkan Ketua PWM Jabar-Abdullah -Radar Cirebon
CIREBON, RADARCIREBON.COM – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kesambi Kota Cirebon menggelar pengajian rutin, Minggu (5/7/2026) di Balai Pengajian PCM Kesambi Jalan Simaja, Kota Cirebon.
Pengajian yang berlangsung khidmat ini menghadirkan penceramah Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat, Prof Dr H Ahmad Dahlan MAg dengan tema Al-Qur'an dan Al-Hadits dalam kehidupan serta konsep Islam berkemajuan.
Acara yang dimulai pukul 07.00 WIB itu dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Cirebon, Drs Puji Nirmo, Ketua PCM Kesambi Kota Cirebon H Digyono serta jajaran pimpinan dan warga Muhammadiyah se-Kota Cirebon. Suasana pengajian terasa hangat dan penuh kekhusyukan dengan antusiasme jamaah yang memenuhi ruang utama.
Dalam tausiyahnya, Prof Dr H Ahmad Dahlan MAg menegaskan bahwa Al-Qur'an dan Al-Hadits merupakan dua sumber primer ajaran Islam yang tidak dapat dipisahkan.
BACA JUGA: Pemkab Cirebon Gelontorkan Rp1,6 Miliar untuk RSUD Waled, Sistem Hydrant Akhirnya Dibangun
Beliau menjelaskan bahwa ketaatan kepada Allah diwujudkan melalui pengamalan Al-Qur'an, sedangkan ketaatan kepada Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam diwujudkan melalui pengamalan hadits. Keduanya merupakan pedoman hidup yang saling melengkapi dan menjadi rujukan utama dalam seluruh aspek kehidupan.
“Dengan berpegang pada Al-Qur'an dan As-Sunnah, umat Islam akan selamat dunia dan akhirat. Keduanya adalah cahaya yang mencapai jalan kehidupan,” ujar Ahmad Dahlan.
Ahmad Dahlan menyampaikan bahwa Muhammadiyah sejak didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan telah mengusung semangat tajdid (pembaruan) dan gerakan Islam yang rahmatan lil 'alamin.
Beliau menjelaskan bahwa kemuliaan Islam bukanlah semata-mata klaim mata, melainkan harus dibuktikan dengan akhlak mulia, ilmu pengetahuan, peradaban, dan kontribusi nyata bagi kemanusiaan.
BACA JUGA: CIMB Niaga Perkuat Peran OCTO Dampingi Keluarga Indonesia, Solusi Finansial, Wujudkan Beragam Impian
“Islam berkemajuan adalah Islam yang mampu menjawab tantangan tanpa zaman kehilangan jati diri. Ia tetap teguh pada sumber utamanya, yaitu Al-Qur'an dan As-Sunnah, namun bergerak dinamis dalam ijtihad dan amal usaha,” tegasnya.
Ahmad Dahlan dalam paparannya mengenai lima tingkat kehidupan manusia. Beliau menguraikan gamblang tingkatan-tingkatan hidup yang dijalani oleh manusia berdasarkan orientasi dan tujuan, pertama Orang hidup yang bermakna, karena tingkatan tertinggi adalah kehidupan yang bermakna, yaitu hidup untuk diri sendiri dan orang lain dengan tujuan dunia dan akhirat.
Orang pada level ini memiliki kesadaran penuh bahwa kehidupannya adalah ibadah dan amal saleh. Ia tidak hanya mencari kebahagiaan pribadi, tetapi juga menjadi manfaat bagi sesama. Kedua adalah orang hidup berdasarkan ilmu, di Tingkat kedua adalah kehidupan yang dilandasi ilmu.
Orang pada tingkatan ini menjadikan ilmu sebagai cahaya dan pedoman. Ia selalu belajar, mengkaji, dan mengamalkan ilmu. ketiga adalah orang hidup karena cita-cita, pada tingkat ketiga adalah kehidupan yang dilakukan oleh cita-cita mulia. Orang pada level ini memiliki visi dan misi hidup yang jelas. Ia tidak menjalani hari-hari tanpa arah. Cita-cita yang lurus akan membawa seseorang pada perbuatan-perbuatan produktif dan konstruktif.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

