Daya Motor

Poltekkes Tasikmalaya Gelar PKKMB Targetkan Lulusan Go International ke Jerman

Poltekkes Tasikmalaya Gelar PKKMB Targetkan Lulusan Go International ke Jerman

Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Kampus Cirebon Gelar PKKMB, Siapkan Lulusan Siap Kerja hingga Jerman-Abdullah-radarcirebon

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Tasikmalaya Wilayah Kampus Cirebon secara resmi memulai rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) selama 3 hari (6-8/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menandai awal perjalanan akademik para mahasiswa baru setelah melewati proses seleksi ketat sejak Februari lalu.

Koordinator Wilayah Poltekkes Kemenkes Kampus Cirebon, Eyet Hidayat kepada Radar Cirebon, Senin (6/7/2026) menjelaskan bahwa pelaksanaan tahun akademik baru di Poltekkes Kemenkes memang berjalan lebih awal dibandingkan perguruan tinggi pada umumnya. Seluruh tahapan seleksi, mulai dari ujian tulis, uji kesehatan, hingga wawancara telah rampung dilaksanakan.

"Hari ini dimulai pembukaan untuk PKKMB selama tiga hari. Kegiatannya meliputi pembekalan tentang institusi Poltekkes, bidang akademik, kemahasiswaan, proses pembelajaran, hingga prospek masa depan mahasiswa," ujar Eyet saat ditemui di sela-sela kegiatan pembukaan.

BACA JUGA:HP Samsung 1 Jutaan dengan RAM Besar Terbaik 2026, Layar 90Hz, Cocok untuk Mobile Legends

Eyet menjelaskan,  Poltekkes Kemenkes Kampus Cirebon terus menjadi salah satu institusi pendidikan kesehatan favorit.

Pada tahun ini, jumlah pendaftar tercatat cukup tinggi dan bervariasi di enam program studi (prodi) yang tersedia, yaitu D3 Keperawatan  dan Sarjana Terapan Keperawatan (Pendaftar prodi Keperawatan mencapai 1.450 orang,  D3 Kebidanan  dan Sarjana Terapan Kebidanan Pendaftar sekitar 300 orang, D3 Gizi Pendaftar sekitar 425 orang, D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) Pendaftar sekitar 782 orang.

“Dari total 3.086 pendaftar, yang diterima hanya 431 yang terbagi kedalam 6 prodi,” bebernya.
Mahasiswa baru ini, kata Eyet, nantinya akan menempuh pendidikan selama 6 semester untuk jenjang D3, dan 8 semester untuk jenjang Sarjana Terapan yang nantinya dapat berlanjut ke jenjang profesi.
 
Namun demikian, menghadapi dunia medis yang kian canggih, Poltekkes Kemenkes Kampus Cirebon terus memodernisasi sistem pembelajarannya. Mahasiswa kini difasilitasi dengan ekosistem digital, termasuk keterbukaan akses referensi perpustakaan digital secara luas melalui jaringan internet.

BACA JUGA:7 HP Samsung 1 Jutaan Terbaik 2026, Kamera 50 MP, RAM Besar, Baterai Awet Hingga 5000 mAh

Bahkan, kampus bersikap adaptif terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Mahasiswa diperbolehkan memanfaatkan AI sebagai bahan awal atau referensi dalam pengerjaan tugas akademik dan laporan, sebelum nantinya dikembangkan secara mandiri.

Selain itu, guna meningkatkan kompetensi klinis, mahasiswa tidak hanya mempraktikkan ilmunya di wilayah Cirebon.

Kampus ini telah menjalin kerja sama dengan berbagai rumah sakit besar di luar daerah, seperti Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, RS Anak dan Bersalin Harapan Kita di Jakarta, hingga RS Jiwa Dr. Marzoeki Mahdi di Bogor.

Salah satu program unggulan yang menjadi daya tarik utama Poltekkes Kemenkes Kampus Cirebon, kata Eyet,  adalah orientasi penyerapan lulusan ke luar negeri.

BACA JUGA:KTH Cemara Kulon Sukses Panen Semangka di Lahan Pesisir Gersang Indramayu Berkat Inovasi dan Energi Surya

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait