Harga BBM dan Beras Naik, Inflasi di Kota Cirebon Juni 2026 Tembus 2,90 Persen
Inflasi di Kota Cirebon Juni 2026 mencapai 2,90 persen. Kenaikan harga BBM, beras, dan bahan pokok menjadi penyumbang utama menurut BPS Kota Cirebon.-Seno Dwi Prianto-Radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon mencatat inflasi di Kota Cirebon pada Juni 2026 mengalami kenaikan yang dipengaruhi oleh sejumlah komoditas strategis.
Mulai dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), beras, hingga beberapa kebutuhan pokok lainnya menjadi faktor utama yang mendorong laju inflasi.
Berdasarkan data resmi BPS Kota Cirebon, inflasi pada Juni 2026 secara month to month (mtm) tercatat sebesar 0,10 persen.
Sementara secara year on year (yoy) mencapai 2,90 persen, dan secara year to date (ytd) berada di angka 1,47 persen.
BACA JUGA:Putus Asa dan Nyaris Bunuh Diri, Perempuan di Cirebon Akhirnya Lapor Polisi
BACA JUGA:RSUD Arjawinangun Krisis: Dana Jaspel Nunggak, Kekurangan Dokter Spesialis
Kepala BPS Kota Cirebon, Samiran, S.Si., M.T., menjelaskan bahwa terdapat sejumlah peristiwa yang memengaruhi perkembangan inflasi selama Juni 2026.
Salah satu faktor yang paling berpengaruh adalah kenaikan harga BBM beroktan 92 yang mulai berlaku sejak 10 Juni 2026.
Selain itu, lonjakan harga beras juga ikut memberikan tekanan terhadap inflasi.
Menurut Samiran, kenaikan harga beras dipicu oleh meningkatnya harga gabah di tingkat petani.
BACA JUGA:Ahmad Muzani dan Sugiono Diutus Prabowo ke Iran: Hadiri Pemakaman Khamenei
BACA JUGA:Bentrok dengan Piala AFF, Jadwal Piala Presiden 2026 Dinilai Untungkan Timnas Indonesia
Bahkan pada 20 Juni 2026, harga gabah tercatat mencapai Rp6.993 per kilogram, lebih tinggi dibandingkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram.
Tidak hanya itu, kenaikan harga sejumlah bahan pangan juga dipengaruhi kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

