OJK Cirebon Ajak Perempuan Semakin Cerdas Kelola Finansial Keluarga dan Hindari Kejahatan Keuangan
OJK Cirebon Dorong Perempuan Cerdas Kelola Keuangan Keluarga dan Waspada Kejahatan Finansial-OJK-radarcirebon
CIREBON, RADARCIREBON.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui edukasi kepada Organisasi Perempuan Mitra Strategis OJK Cirebon yang diselenggarakan di Aula Pangeran Cakrabuana, Kantor OJK Cirebon.
Mengusung tema "Ibu Bijak Finansial: Kelola Rizki Jadi Berkah", kegiatan ini menjadi bagian dari upaya OJK Cirebon mendorong perempuan agar semakin cerdas dalam mengelola keuangan keluarga sekaligus mampu melindungi diri dari berbagai risiko dan kejahatan di sektor jasa keuangan.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kota Cirebon Noviyanti Edo, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Cirebon Ny. Hj. Dr. Walyanah Iing Daiman, Ketua Ikatan Istri Pegawai OJK Cirebon Fitri Suciyanti, Ketua Ikatan Keluarga Istri Anggota DPRD Kota Cirebon Imelda Jovanca, Ketua Muslimat NU Kota Cirebon Hj. Euis Islahiyah, M.A., Ketua Persatuan Istri Pegawai Bank Indonesia Cirebon, perwakilan Persatuan Istri Tentara Korem 063/Sunan Gunung Jati Kota Cirebon, perwakilan Persatuan Istri Tentara Kodim 0614/Kota Cirebon, perwakilan Jalasenastri TNI AL Kota Cirebon, perwakilan Persatuan Istri Tentara XLII Yonarhanud 14 PD III Siliwangi Kota Cirebon, perwakilan Bhayangkari Polres Cirebon Kota, serta perwakilan Fatayat NU Kota Cirebon.
Pemilihan organisasi perempuan sebagai sasaran kegiatan ini bukan tanpa alasan. Perempuan, khususnya para ibu, memegang peran sentral dalam pengelolaan keuangan keluarga sehari-hari.
Merekalah yang kerap kali menentukan alur pengeluaran rumah tangga, merencanakan kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang, sekaligus menjadi benteng pertama keluarga dari berbagai risiko keuangan.
Oleh sebab itu, penguatan literasi keuangan perempuan merupakan investasi strategis yang dampaknya melampaui individu dan langsung menyentuh ketahanan keluarga secara keseluruhan.
Dalam kegiatan ini, OJK Cirebon memaparkan materi edukasi keuangan yang difokuskan pada penguatan peran perempuan dalam mengelola keuangan keluarga secara bijak dan terencana. Peserta diajak memahami pentingnya mengenal dan memanfaatkan produk serta layanan jasa keuangan yang telah berizin dan diawasi oleh OJK, mulai dari produk perbankan, industri keuangan non-bank, hingga pasar modal.
OJK Cirebon juga mengajak peserta untuk memahami bahwa tingginya akses terhadap layanan keuangan perlu diimbangi dengan kemampuan memilih produk yang tepat guna, sesuai kebutuhan, kemampuan finansial, dan tujuan keuangan masingmasing keluarga.
Selain pengelolaan keuangan keluarga, OJK Cirebon juga memaparkan berbagai ancaman keuangan yang perlu diwaspadai, mulai dari kejahatan keuangan digital seperti phishing, impersonasi, hingga penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan yang kian canggih.
Peserta turut diingatkan untuk selalu berhati-hati terhadap tawaran investasi ilegal yang kerap berbalut janji keuntungan besar dalam waktu singkat, pinjaman online ilegal yang berpotensi menjerumuskan keluarga dalam lingkaran utang yang memberatkan, serta modus arisan bodong yang justru kerap -2- menyasar kalangan ibu-ibu melalui jaringan pertemanan dan kepercayaan yang sudah terbangun.
Bahaya judi online turut disoroti, mengingat dampaknya tidak hanya merusak kondisi keuangan, tetapi juga keutuhan dan ketahanan keluarga.
Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi yang sangat penting dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga.
“Dalam banyak keluarga, ibu adalah manajer keuangan yang sesungguhnya. Maka ketika seorang ibu memiliki literasi keuangan yang baik, ia tidak hanya melindungi dirinya sendiri, tetapi juga melindungi seluruh anggota keluarganya dari berbagai risiko keuangan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

