Daya Motor

Masuk 8 Besar Literasi Jabar, Kota Cirebon Optimis Raih Juara dan Dorong Program Ramah Anak

Masuk 8 Besar Literasi Jabar, Kota Cirebon Optimis Raih Juara dan Dorong Program Ramah Anak

Masuk 8 Besar Literasi Jabar, Kota Cirebon Optimis Raih Juara dan Dorong Program Ramah Anak-Abdullah-radarcirebon

CIREBON, RADARCIREBON.COM — Kota Cirebon berhasil menorehkan prestasi dengan melangkah ke tahap 8 besar pada evaluasi gerakan literasi tingkat Provinsi Jawa Barat.

Pencapaian ini disambut penuh optimisme oleh Bunda Literasi Kota Cirebon Novianti Edo yang berharap Kota Cirebon mampu menjadi yang terbaik.

Menurut Novianti Edo, Peningkatan budaya baca di Kota Cirebon dinilai mengalami perkembangan pesat. Keberhasilan menembus babak 8 besar ini tidak lepas dari kolaborasi aktif berbagai pihak, mulai dari tingkat wilayah seperti Kelurahan Sunyaragi, hingga dukungan sigap (gercep) dari Kepala Dinas dan Camat di lapangan.
 
Menanggapi tantangan membaca di kalangan anak-anak,  Novianti menyampaikan bahwa strategi edukasi yang diterapkan berfokus pada pendekatan ramah anak tanpa kesan mendikte. Anak-anak diajak belajar melalui metode bermain yang menyenangkan untuk menekan kecenderungan ketergantungan pada gawai (gadget).

BACA JUGA:Usai Dibantai Vietnam 3-0, Timnas Indonesia Masih Punya Peluang Lolos Semifinal dengan Syarat Ini

"Kita tidak mendikte, melainkan mengajak bermain sambil membaca. Anak-anak diajak mengenal huruf dan lingkungan lewat cara-cara yang menyenangkan," ujarya.

Novi menjelaskan, Ragam kegiatan interaktif yang diterapkan meliputi Pengenalan Alam dan Hewan yakni Belajar mengenal ragam flora dan fauna secara langsung. Aktivitas Luar Ruangan melalui Kegiatan berkebun dan mengamati kolam ikan, Pengembangan Seni dengan Mengintegrasikan kegiatan seni seperti menari dalam proses pembelajaran.

“Pendekatan ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan Kota Cirebon sebagai Kota Ramah Anak,” tandasnya.

Selain membidik predikat juara, kata Novi, proses re-checking atau evaluasi lapangan oleh tim penilai Jawa Barat dipandang sebagai kesempatan berharga untuk pembenahan berkelanjutan.

BACA JUGA:Bikin Anak Betah! Ini 5 Tempat Staycation Ramah Anak di Kuningan yang Lagi Diburu Keluarga

Masukan serta catatan evaluasi yang diterima diharapkan dapat menjadi motivasi baru dalam memperkuat gerakan literasi, membenahi kekurangan yang ada, serta memberikan manfaat nyata yang berkelanjutan bagi seluruh warga Kota Cirebon.

Lurah Sunyaragi, Dani Ilham Ramadan SSTP menjelaskan, Peningkatan kualitas dan pemerataan layanan perpustakaan hingga tingkat kelurahan terus didorong di Kota Cirebon. Salah satu fokus utamanya terletak pada Perpustakaan Kelurahan Sunyaragi, yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendekatkan akses bacaan serta meningkatkan indeks literasi masyarakat.

Upaya pengembangan ini, kata Dani,  dilatarbelakangi oleh kondisi literasi nasional yang masih memerlukan perhatian serius. Berdasarkan data Program for International Student Assessment (PISA) tahun 2022, skor membaca Indonesia berada di angka 359 poin.

Angka tersebut masih berada di bawah rata-rata negara anggota Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yakni  lembaga internasional yang berfokus pada riset dan kebijakan ekonomi. Sebagai informasi, asesmen PISA mengukur kemampuan analitis anak usia 15 tahun dalam bidang membaca, matematika, dan sains.

BACA JUGA:Mendadak Wali Kota Cirebon Bantah Setoran Dewas-Direksi BUMD, Memicu Berbagai Tafsir

Meski secara nasional tantangan literasi masih besar, kata Dani,  perkembangan di tingkat daerah menunjukkan sinyal positif. Data dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Cirebon tahun 2025 mencatat adanya peningkatan berkelanjutan pada indikator perpustakaan di Kota Cirebon.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: