Daya Motor

Premanisme Jalanan Meresahkan, Panglima Laskar Agung Macan Ali Ajak Semua Elemen Wujudkan Cirebon Aman dan Kon

Premanisme Jalanan Meresahkan, Panglima Laskar Agung Macan Ali Ajak Semua Elemen Wujudkan Cirebon Aman dan Kon

Panglima Laskar Agung Macan Ali, Prabu Diaz-Dede Adhitama-

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Maraknya aksi kejahatan jalanan dan dugaan praktik premanisme yang terjadi di Kota Cirebon belakangan ini memicu keresahan masyarakat.

Kondisi tersebut dinilai dapat mencoreng citra Kota Cirebon sebagai salah satu destinasi wisata kuliner unggulan di Jawa Barat.

Kekhawatiran itu mencuat setelah terjadinya keributan yang melibatkan sejumlah pengamen dan pengunjung di kawasan kuliner Gunungsari Trade Center (GTC).

BACA JUGA:Kasus Dugaan Penggelapan Dana Tenan GTC Cirebon, Hasil Audit Mengungkap Aliran Dana Miliaran

Peristiwa tersebut menjadi sorotan publik karena dinilai mengganggu rasa aman masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Cirebon.

Menanggapi situasi tersebut, Panglima Laskar Agung Macan Ali, Prabu Diaz, menyampaikan keprihatinannya.

Menurutnya, berbagai kejadian yang meresahkan masyarakat tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat berdampak terhadap kepercayaan wisatawan untuk berkunjung ke Kota Cirebon.

"Belakangan ini banyak kejadian yang tidak mengenakkan di Kota Cirebon. Salah satunya insiden di kawasan wisata kuliner GTC." 

"Ketika sekelompok pengunjung berselisih dengan pengamen yang diduga melakukan pemaksaan meminta uang. Kejadian seperti ini sangat memprihatinkan dan memalukan bagi Kota Cirebon," ucapnya, Rabu 5 Agustus 2026.

Ia mengajak seluruh unsur keamanan, mulai dari TNI, Polri, Satpol PP hingga masyarakat, untuk bersinergi menciptakan situasi yang aman dan kondusif melalui sebuah gerakan bersama.

Menurutnya, diperlukan gerakan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dengan dukungan aparat keamanan sebagai penggerak utama guna menjaga ketertiban, menekan angka kriminalitas, serta mencegah munculnya gangguan keamanan di ruang publik.

"Libatkan seluruh komponen masyarakat agar bersama-sama menjaga Kota Cirebon tetap adem, ayem, tenteram, aman, dan nyaman."

"Dengan kolaborasi semua pihak, kita bisa mencegah berbagai tindak kriminal maupun gangguan ketertiban lainnya," katanya.

BACA JUGA:Kapolres Cirebon Kota Ungkap Motif Keributan Pengamen di GTC, Dua Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait