Daya Motor

Pedestrian Sungai Sukalila Cirebon Makin Modern, Segmen 1 Ditarget Rampung Akhir 2026

Pedestrian Sungai Sukalila Cirebon Makin Modern, Segmen 1 Ditarget Rampung Akhir 2026

PANGLING: Penataan kawasan sempadan Sungai Sukalila terus berprogres, Rabu (12/8/2026). Ditargetkan bakal rampung pada akhir tahun ini.-Ade Gustiana-radarcirebon

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Wajah kawasan bantaran Sungai Sukalila, Kota Cirebon, perlahan berubah. Jalur pedestrian yang sebelumnya terkesan kumuh kini ditata menjadi ruang pejalan kaki yang lebih modern, dengan tetap mempertahankan pepohonan rindang di sepanjang sempadan sungai.

Pantauan Radar Cirebon, Rabu (12/8/2026), menunjukkan pengerjaan Segmen 1 terus mengalami kemajuan. Jalur pedestrian mulai dilapisi paving block kombinasi warna abu-abu dan merah bata. Fasilitas guiding block berwarna kuning juga telah terpasang untuk mendukung aksesibilitas penyandang disabilitas.

Sejumlah elemen pendukung turut dibangun, seperti pembatas tanaman dan bangku taman permanen berbahan semen dengan motif bata merah.

Namun, di beberapa titik masih terlihat material konstruksi serta kabel dan selang yang menandakan pekerjaan finishing pedestrian dan penguatan dinding penahan tanah (senderan) masih berlangsung.

BACA JUGA:Epson Catat Penjualan Kumulatif EcoTank Tembus 100 Juta Unit Secara Global

Proyek penataan Sungai Sukalila merupakan program yang memadukan fungsi pengendalian banjir dengan pengembangan ruang publik.

Pekerjaan tersebut dilaksanakan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung melalui sinergi dengan Kodam III/Siliwangi dan Pemerintah Kota Cirebon.

Setelah progres pengerjaan mencapai 51 persen pada akhir Juli 2026, pekerjaan di lapangan kini difokuskan pada penyelesaian elemen pedestrian dan emplasemen di Segmen 1.

Perubahan kawasan tersebut mendapat respons positif dari warga. Santoso, warga Kecamatan Kejaksan, berharap penataan Sungai Sukalila dapat mengubah citra kawasan yang selama ini dinilai kurang terawat.

BACA JUGA:Ribuan Pelayat Hadiri Pemakaman KH Hasanuddin Kriyani di Buntet Pesantren

“Dulu kawasan ini terkesan kumuh dan minim penerangan kalau malam. Kalau sekarang dibuatkan pedestrian yang rapi, ada tempat duduk, dan pohonnya tetap dipertahankan rindang, tentu warga senang. Harapan kami fasilitas ini dirawat dengan baik dan menjadi ruang terbuka hijau yang aman untuk keluarga,” ujar Santoso.

Sebelumnya, Walikota Cirebon Effendi Edo mengatakan penataan tahun ini diprioritaskan pada Segmen 1 agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

“Target kami, penyelesaian Segmen 1 bisa dituntaskan lebih dahulu agar masyarakat dapat mulai menikmati wajah baru kawasan ini,” kata Edo, akhir Juli lalu.

Selain pedestrian dan jogging track, proyek tersebut juga dirancang terintegrasi dengan teknologi pengolahan kualitas air sungai yang disiapkan BBWS.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait