Daya Motor

Direksi Baru PDAM Tirta Giri Nata Punya PR Besar, 40-50 Persen Warga Cirebon Belum Terlayani Air Bersih

Direksi Baru PDAM Tirta Giri Nata Punya PR Besar, 40-50 Persen Warga Cirebon Belum Terlayani Air Bersih

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon, Andri Satria-Dede Adhitama-

RADARCIREBON.COM – Pemerintah Kota Cirebon resmi memiliki jajaran direksi definitif Perumda Air Minum Tirta Giri Nata.

Direksi baru tersebut langsung dihadapkan pada sejumlah pekerjaan rumah besar, mulai dari memperluas cakupan layanan hingga memastikan distribusi air bersih dapat dinikmati masyarakat selama 24 jam.

Wali Kota Cirebon Effendi Edo mengatakan, proses penetapan hingga pelantikan direksi definitif telah melalui tahapan yang cukup panjang.

Ia berharap jajaran direksi yang baru dapat bekerja lebih cepat, inovatif, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Cirebon.

BACA JUGA:Kolaborasi BPC HIPMI Kota Cirebon dan Paguyuban ISP Ciayumajakuning Perkuat Ekosistem Bisnis

"Alhamdulillah hari ini Kota Cirebon sudah ada direksi PDAM yang definitif. Mudah-mudahan direksi yang baru ini bisa semangat, berinovasi untuk bekerja memberikan pelayanan yang baik terhadap kebutuhan air bersih Kota Cirebon," ucapnya Senin (31/8/2026) 

Menurutnya, persoalan yang diwariskan dari periode sebelumnya harus segera diselesaikan tanpa menciptakan persoalan baru.

Ia meminta direksi baru melakukan inovasi dan akselerasi agar berbagai persoalan pelayanan air bersih dapat ditangani secara bertahap.

"Persoalan-persoalan masa lalu kita harus cepat selesaikan, tapi tidak membuat persoalan baru. Artinya inovasi dan akselerasi untuk percepatan itu kita lakukan," tegasnya.

BACA JUGA:Konjen Tiongkok Cup Mobile 2026 Sukses Digelar: Ateng Family Juara, 5 Gamer Terbang ke Tiongkok

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian Pemkot Cirebon adalah masih adanya wilayah yang belum mendapatkan pasokan air secara penuh selama 24 jam.

Effendi mengatakan, kondisi tersebut menjadi salah satu pekerjaan yang harus diselesaikan direksi baru.

"Ini salah satunya nanti yang kita selesaikan. Inovasi-inovasi yang sudah terdahulu itu harus diselesaikan," katanya.

Untuk memastikan kinerja direksi berjalan sesuai target, Effendi menegaskan evaluasi akan dilakukan secara rutin.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait