Daya Motor

Sampah Kesenden Kota Cirebon Terus Berulang, SWH Soroti Masalah dari Hulu ke Hilir

Sampah Kesenden Kota Cirebon Terus Berulang, SWH Soroti Masalah dari Hulu ke Hilir

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Sri Wahyuni Herman Sri Wahyuni Herman saat melihat langsung kondisi pantai Kejawanan-Dede Adhitama-

RADARCIREBON.COM - Persoalan tumpukan sampah di kawasan Pantai Kesenden, Kota Cirebon, dinilai bukan persoalan yang baru terjadi.

Masalah tersebut disebut telah berulang selama bertahun-tahun dengan pola yang hampir sama, yakni sampah menumpuk, dibersihkan, kemudian kembali muncul.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Sri Wahyuni Herman Sri Wahyuni Herman yang biasa di sapa SWH, menilai kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa penanganan sampah selama ini masih lebih banyak menyasar gejala, bukan akar persoalan.

Menurut SWH, sebagian besar sampah yang menumpuk di kawasan Kesenden diduga merupakan kiriman dari aliran sungai, terutama Sungai Kedung Pane.

BACA JUGA:KAI Daop 3 Cirebon Sediakan Water Station Gratis, Ajak Penumpang Bawa Tumbler Kurangi Sampah Plastik

Limbah rumah tangga dari wilayah hulu terbawa aliran sungai hingga ke hilir dan akhirnya terjebak di kawasan pesisir.

"Sampah terbawa dari hulu Sungai Kedungpane. Limbah rumah tangga terbawa aliran sungai sampai ke hilir lalu terjebak di pinggir laut," katanya

Ia mengatakan persoalan tersebut perlu dilihat sebagai satu rangkaian masalah lingkungan dari hulu hingga hilir.

Artinya, pembersihan pantai tidak akan menyelesaikan persoalan apabila sumber sampah yang terbawa aliran sungai tidak ditangani.

Kondisi tersebut bukan tanpa catatan. Pada 2021, tumpukan sampah di Pantai Kesenden bahkan disebut mencapai sekitar satu kilometer dan berada di sekitar muara Sungai Kedung Pane.

Saat itu, warga juga menyebut sampah banyak terbawa dari hulu ketika debit sungai meningkat.

Masalah serupa kembali terjadi pada 2025. Pantai Kesenden kembali dipenuhi sampah, termasuk di kawasan mangrove dan muara.

Nelayan menyebut volume sampah cenderung meningkat ketika hujan deras karena sampah terbawa arus sungai menuju laut.

Memasuki Februari 2026, Pemkot Cirebon kembali melakukan penanganan tumpukan sampah di Pantai Kesenden. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait