Tragedi Peternak Kuningan! Kandang Terbakar, 6.300 Bibit Ayam Mati dan Kerugian Capai Rp120 Juta
Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Kuningan sedang memadamkan api di sebuah peternakan ayam petelur di Desa Haurkuning, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan, Rabu 3 Juni 2026 pagi tadi. -Agus Sugiarto-RADARCIREBON.COM
KUNINGAN, RADARCIREBON.COM - Musibah kebakaran menimpa sebuah peternakan ayam petelur di Desa Haurkuning, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten KUNINGAN, Rabu 3 Juni 2026 pagi tadi.
Kobaran api yang melahap kandang semi permanen tersebut mengakibatkan ribuan bibit ayam petelur mati dan menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp120 juta.
Peristiwa ini menjadi pukulan berat bagi pemilik usaha peternakan. Pasalnya, selain bangunan kandang mengalami kerusakan parah, hampir seluruh bibit ayam yang baru dipelihara di lokasi tersebut tidak dapat diselamatkan.
BACA JUGA:Bus Kebakaran di Rawaurip Cirebon, Sopir: Awalnya Asap Keluar dari AC
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah menjelaskan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 08.27 WIB.
Setelah menerima informasi dari warga, tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Menurut hasil keterangan saksi di lapangan, api pertama kali terlihat membakar bagian atap kandang.
Dalam waktu singkat, kobaran api terus membesar dan merambat ke seluruh bagian bangunan yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar.
Salah seorang saksi sekaligus pengurus kandang, Edo, sempat berupaya memadamkan api bersama dua orang rekannya.
Namun keterbatasan peralatan dan minimnya sumber air di sekitar lokasi membuat upaya pemadaman awal tidak membuahkan hasil.
BACA JUGA:Kebakaran Rumah di Cibingbin Kuningan, Dapur dan Gudang Hangus Dilalap Api
"Api diketahui sudah membakar bagian atap dan terus meluas. Bersama dua pengurus lainnya, saksi berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan datang," ujar Andri.
Melihat kondisi api yang semakin membesar, pemilik kandang kemudian menghubungi call center UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan untuk meminta bantuan darurat.
Sebanyak lima personel Damkar diterjunkan ke lokasi kejadian. Meski harus menghadapi medan yang cukup menantang karena akses menuju peternakan berupa jalan sempit dan menanjak, petugas berhasil mencapai lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

