Daya Motor

Kuningan Kebanjiran Investasi Rp1,2 Triliun, Pabrik Sepatu Korea Selatan Segera Dibangun

Kuningan Kebanjiran Investasi Rp1,2 Triliun, Pabrik Sepatu Korea Selatan Segera Dibangun

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar jelaskan rencana investasi Rp1,2 triliun dari pabrik sepatu asal Korea Selatan.-Agus Panther-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COMKabupaten Kuningan kembali mencatatkan capaian positif dalam upaya menarik investasi

Sebuah perusahaan sepatu asal Korea Selatan dipastikan akan menanamkan modal sebesar Rp1,2 triliun untuk membangun pabrik berskala besar di wilayah Kuningan.

Kehadiran industri tersebut diproyeksikan menjadi salah satu investasi terbesar yang masuk ke Kabupaten Kuningan dalam beberapa tahun terakhir. 

Selain memperkuat sektor industri, proyek ini juga diperkirakan mampu membuka ribuan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal.

BACA JUGA:Kawasan Industri Kuningan, Pemkab Siapkan Lahan 2.000 Hektare, Bupati Optimistis Serap Ribuan Tenaga Kerja

Pabrik sepatu itu direncanakan berdiri di atas lahan seluas sekitar 22 hektare yang tersebar di tiga desa di Kecamatan Jalaksana dan Kecamatan Japara. 

Saat ini, proses pembebasan lahan masih terus berjalan sebelum pembangunan fisik dimulai.

Bupati Kuningan, H Dian Rachmat Yanuar, membenarkan adanya rencana investasi tersebut. 

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kuningan menyambut baik masuknya investor baru sebagai bagian dari upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

BACA JUGA:Masih Diburu Pembeli, Harga Kijang Innova Diesel 2015 di Cirebon Terbaru Juni 2026

BACA JUGA:Harga Emas Anjlok 16 Persen, Sebaiknya Jual atau Borong? Ini Analisis dan Strateginya

"Benar, akan ada pabrik sepatu dari Korea Selatan yang dibangun di wilayah Jalaksana dan Japara. Nilai investasinya mencapai Rp1,2 triliun dan diperkirakan mampu menyerap ribuan tenaga kerja," ujar Dian, Jumat (26/6/2026).

Menurut Bupati, investasi berskala besar seperti ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Kuningan untuk menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia optimistis keberadaan industri manufaktur akan memberikan dampak ekonomi yang luas. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: