Kuningan Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, 93 Hektare Lahan Ikut Gerakan Tanam Serempa
Gerakan Tanam Serempak di lokasi Optimalisasi Lahan (Oplah) Tahun 2024 dan 2025 yang dipusatkan di lahan Kelompok Tani Mekarsari, Desa Pasawahan, Kecamatan Pasawahan, Jumat 3 Juli 2026.-Agus Sugiarto-RADARCIREBON.COM
KUNINGAN, RADARCIREBON.COM – Pemerintah Kabupaten KUNINGAN bersama Kementerian Pertanian Republik Indonesia menggelar Gerakan Tanam Serempak di lokasi Optimalisasi Lahan (Oplah) Tahun 2024 dan 2025 yang dipusatkan di lahan Kelompok Tani Mekarsari, Desa Pasawahan, Kecamatan Pasawahan, Jumat 3 Juli 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Gerakan Tanam Serempak Nasional seluas 50.000 hektare yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk mempercepat musim tanam, menjaga stabilitas produksi pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah berbagai tantangan sektor pertanian.
BACA JUGA:Daftar 7 Tanaman Hias Pembawa Rezeki dan Keberuntungan, Nomor Terakhir Paling Unik!
Gerakan tanam di Kabupaten Kuningan dihadiri Wakil Bupati Kuningan Hj Tuti Andriani, Kepala Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) sekaligus Penanggung Jawab Brigade Pangan Jawa Barat Sukim Supandi, unsur Forkopimda, jajaran Kementerian Pertanian, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kuningan menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian yang selama ini terus memberikan dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Kuningan.
Ia juga menyambut baik kehadiran Sukim Supandi yang merupakan putra asli Kabupaten Kuningan.
Menurutnya, keberadaan figur daerah yang dipercaya mengemban tugas strategis di tingkat nasional menjadi nilai tambah dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuningan, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran Bapak.”
BACA JUGA:Daftar 7 Tanaman Hias Pembawa Rezeki dan Keberuntungan, Nomor Terakhir Paling Unik!
“Kehadiran ini semakin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Tuti.
Menurutnya, gerakan tanam serempak bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah nyata dalam menjaga keberlangsungan produksi pangan nasional.
Setiap musim tanam memiliki peran penting dalam menentukan ketersediaan pangan bagi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah yang sebagian besar masih ditopang oleh sektor pertanian.
Tuti menegaskan bahwa aktivitas menanam bukan hanya pekerjaan rutin para petani, tetapi juga merupakan investasi masa depan yang hasilnya akan dirasakan oleh masyarakat luas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

