Daya Motor

BPBD Kuningan Salurkan Bantuan untuk Lansia Korban Kebakaran di Citapen

BPBD Kuningan Salurkan Bantuan untuk Lansia Korban Kebakaran di Citapen

Warga Desa Citapen, Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan gotong royong membantu perbaikan rumah korban kebakaran. -Agus Sugiarto -RADARCIREBON.COM

KUNINGAN, RADARCIREBON.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan bergerak cepat memberikan bantuan sembako, bagi nenek lanjut usia yang menjadi korban kebakaran rumah di Desa Citapen, Kecamatan Japara

Bantuan tersebut disalurkan sebagai upaya penanganan darurat sekaligus meringankan beban korban pasca kebakaran.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana mengatakan, tim BPBD langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen terhadap dampak bencana sekaligus menyerahkan bantuan logistik kepada korban.

BACA JUGA:Kabupaten Cirebon Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla, Ini Imbauan Penting BPBD untuk Warga

Korban diketahui bernama Mutari (67), seorang lansia yang tinggal seorang diri. 

Rumah yang ditempatinya ludes terbakar beserta seluruh isi bangunan. Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.

"Berdasarkan hasil asesmen, satu unit rumah mengalami rusak berat akibat kebakaran."

"Tim BPBD juga telah memberikan bantuan sembako sebagai penanganan sementara bagi korban," ujar Indra Bayu Permana, Senin 27 Juli 2026.

Peristiwa kebakaran terjadi pada Minggu 26 Juli 2026. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, api diduga berasal dari area dapur setelah korban selesai memasak nasi. 

Kobaran api kemudian dengan cepat membesar hingga menghanguskan seluruh bangunan rumah.

BACA JUGA:Kemarau Panjang 2026, BPBD Kota Cirebon Ingatkan Warga Waspadai Pohon Tumbang, Kebakaran, dan Reklame Roboh

Mendapat laporan kejadian, aparat desa segera berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Japara, TNI, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran, serta BPBD Kuningan untuk melakukan penanganan darurat di lokasi.

Warga bersama aparat desa dan petugas Damkar bahu-membahu memadamkan api, sekaligus melakukan proses pendinginan agar kobaran tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Saat ini, kebutuhan mendesak yang diperlukan korban adalah perbaikan rumah agar dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: