Daya Motor

BPBL Kuningan 2026 Bertambah 400 Sambungan, Rokhmat Ardiyan Tegaskan Tak Ada Pungutan

BPBL Kuningan 2026 Bertambah 400 Sambungan, Rokhmat Ardiyan Tegaskan Tak Ada Pungutan

Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Gerindra, H Rokhmat Ardiyan SE MM gelar reses di Gedung Serbaguna Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Kamis (30/7/2026).-Agus Sugiarto-RADARCIREBON.COM

KUNINGAN, RADARCIREBON.COM – Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Gerindra, H Rokhmat Ardiyan SE MM memanfaatkan masa reses untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat.

Sekaligus, memastikan Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) benar-benar dirasakan warga kurang mampu di Kabupaten Kuningan.

Kegiatan yang digelar di Gedung Serbaguna Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Kamis 30 Juli 2026.

BACA JUGA:Ratusan Calon Jamaah Haji Ikuti Sosialisasi Haji 2027 di Cirebon, Ini Pesan Penting Komisi VIII DPR RI

Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Kuningan Hj Tuti Andriani, jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan warga penerima manfaat Program BPBL.

Momentum reses tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara wakil rakyat dan masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi pelaksanaan berbagai program pemerintah pusat yang telah berjalan di Kabupaten Kuningan.

Salah satu program yang menjadi perhatian utama adalah Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Program ini memberikan bantuan pemasangan sambungan listrik baru secara gratis kepada rumah tangga kurang mampu sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas akses energi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Rokhmat Ardiyan mengungkapkan bahwa hingga tahun 2025, sekitar 3.500 sambungan listrik gratis telah berhasil direalisasikan di Kabupaten Kuningan.

Sementara pada tahun 2026, pemerintah kembali mengalokasikan sekitar 400 sambungan listrik baru bagi masyarakat yang memenuhi syarat sebagai penerima manfaat.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses pemasangan listrik melalui Program BPBL tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun.

BACA JUGA:Reses DPRD Jabar, Warga Desa Bendungan Prioritaskan Pembangunan Irigasi dan Bendungan

"Teman-teman media hari ini menyaksikan langsung bahwa pemasangan listrik ini benar-benar gratis. Tidak ada pungutan sepeser pun. Ini adalah bentuk perhatian Presiden Prabowo agar seluruh masyarakat dapat menikmati akses listrik yang layak," ujar Rokhmat.

Menurutnya, akses listrik merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang memiliki dampak luas terhadap peningkatan kualitas hidup.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait