Pendapatan Wisata Kuningan Capai Rp4,5 Miliar, HRA Dorong Desa Penyangga Kebagian
Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, H Rokhmat Ardiyan (HRA) mengusulkan agar desa-desa penyangga kawasan wisata di Kuningan, mendapatkan alokasi dana bagi hasil dari sektor pariwisata. -Agus Sugiarto-RADARCIREBON.COM
KUNINGAN, RADARCIREBON.COM – Pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten KUNINGAN dinilai perlu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar destinasi wisata.
Salah satu usulan yang muncul adalah pemberian dana bagi hasil kepada desa-desa yang menjadi penyangga kawasan wisata.
Usulan tersebut disampaikan Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, H Rokhmat Ardiyan (HRA). Ia menilai desa-desa penyangga memiliki peran penting dalam menopang keberlangsungan sektor pariwisata, sehingga sudah semestinya ikut merasakan manfaat ekonomi dari berkembangnya destinasi wisata.
BACA JUGA:5 Desa Wisata Majalengka yang Bikin Liburanmu Tak Terlupakan, Alam dan Budaya Masih Asri!
Menurut HRA, selama ini masyarakat desa tidak hanya tinggal di sekitar kawasan wisata.
Mereka juga ikut menjaga lingkungan, menyediakan tenaga kerja, mengembangkan usaha, hingga mendukung berbagai aktivitas yang berkaitan dengan pariwisata.
Karena itu, manfaat ekonomi yang dihasilkan sektor pariwisata dinilai tidak seharusnya hanya dirasakan oleh pemerintah daerah maupun pelaku usaha.
“Harapan kami, desa-desa penyangga tidak hanya dikenal sebagai kawasan wisata, tetapi juga memperoleh dana bagi hasil. Dengan begitu, masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari berkembangnya sektor pariwisata,” ujar HRA, Jumat 31 Juli 2026 kemarin.
HRA mengatakan, keberadaan desa penyangga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ekosistem pariwisata.
Ketika sebuah destinasi berkembang dan semakin banyak dikunjungi wisatawan, aktivitas ekonomi di desa sekitar juga ikut bergerak.
Masyarakat dapat memperoleh penghasilan dari berbagai sektor, mulai dari perdagangan, kuliner, jasa transportasi, penginapan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Di sisi lain, masyarakat desa juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersihan, keamanan, serta kelestarian lingkungan di sekitar kawasan wisata.
BACA JUGA:5 Desa Wisata Majalengka: Pesona Alam, Budaya, dan Tradisi yang Masih Asri
Karena itu, menurut HRA, perlu ada skema yang memastikan sebagian manfaat ekonomi sektor pariwisata dapat kembali kepada desa-desa yang selama ini menjadi penyangga.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

