95 Jemaah Umrah Kuningan Gagal Terbang, Bupati Dian Desak Travel Bertanggung Jawab
95 jemaah umrah Kuningan gagal terbang akibat visa terlambat terbit. Bupati Dian turun tangan, travel diminta bertanggung jawab atas hak jemaah.-Agus Sugiharto-Radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM – Sebanyak 95 jemaah umrah asal Kabupaten Kuningan harus menunda keberangkatan menuju Tanah Suci setelah visa mereka terlambat diterbitkan.
Akibatnya, puluhan calon jemaah tidak dapat menaiki pesawat sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Peristiwa jemaah umrah Kuningan gagal terbang ini langsung mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Kuningan.
Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., bergerak cepat dengan melakukan koordinasi bersama pihak biro perjalanan, keluarga jemaah, hingga Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Kuningan melalui sambungan video call pada Minggu (2/8/2026).
BACA JUGA:5 Shio Paling Beruntung di Bulan Agustus 2026, Peluang Cuan, Berkah, dan Kesuksesan Terbuka Lebar
Dalam pertemuan tersebut, Bupati meminta penjelasan menyeluruh mengenai penyebab tertundanya keberangkatan sekaligus memastikan seluruh hak jemaah tetap dipenuhi oleh penyelenggara perjalanan umrah.
Visa Terbit Setelah Jadwal Penerbangan
Berdasarkan penjelasan dari pihak biro perjalanan, terdapat total 124 jemaah yang dijadwalkan berangkat menuju Arab Saudi.
Sebanyak 29 jemaah yang menggunakan maskapai Garuda Indonesia berhasil berangkat sesuai jadwal karena dokumen visa mereka telah selesai diproses lebih awal.
Namun berbeda dengan rombongan lainnya. Sebanyak 95 jemaah yang dijadwalkan terbang menggunakan Saudia Airlines pada Jumat malam pukul 21.40 WIB justru tidak bisa berangkat lantaran visa belum terbit.
Kendala tersebut dipicu adanya gangguan teknis pada sistem penerbitan visa di Arab Saudi. Visa baru selesai diproses sekitar pukul 22.00 WIB atau sekitar 20 menit setelah jadwal keberangkatan pesawat.
Karena pesawat telah memiliki jadwal operasional yang tetap, maskapai tidak dapat menunggu hingga proses penerbitan visa selesai.
Sebagian Jemaah Pulang, Sebagian Tetap Menunggu di Jakarta
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

