Bukan Lembang, Ini 5 Kecamatan di Kuningan yang Punya Udara Paling Dingin, Suhu Bisa 16 Derajat Celsius
Wilayah Kuningan dengan kondisi geografis pegunungan dan hutan, membuat suhu udara di sejumlah daerah terasa lebih sejuk, bahkan cenderung dingin dibandingkan wilayah lain-Agus Sugiarto-radarcirebon
KUNINGAN, RADARCIREBON.COM - Kabupaten Kuningan dikenal memiliki bentang alam yang beragam, mulai dari kawasan perkotaan, perbukitan, hingga wilayah pegunungan.
Kondisi geografis tersebut membuat suhu udara di sejumlah daerah terasa lebih sejuk, bahkan cenderung dingin dibandingkan wilayah lain.
Beberapa kecamatan berada di kawasan dataran tinggi, lereng gunung, serta wilayah yang masih memiliki tutupan hutan cukup luas.
Faktor ketinggian dan lingkungan alami itu turut memengaruhi temperatur udara, terutama pada malam hingga pagi hari.
BACA JUGA:Pengamen Dilarang Masuk GTC Cirebon Pasca Insiden Ribut dengan Pengunjung
Di sejumlah lokasi, suhu udara dapat berada pada kisaran 17 hingga 25 derajat Celsius. Bahkan, di wilayah tertentu yang berdekatan dengan kawasan hutan dan lereng Gunung Ciremai, udara malam hari bisa terasa lebih dingin.
Berikut daftar 5 kecamatan paling dingin di Kabupaten Kuningan yang dikenal memiliki udara sejuk karena berada di kawasan dataran tinggi dan perbukitan.
1. Kecamatan Cigugur, Wilayah dengan Udara Paling Sejuk
Kecamatan Cigugur menjadi salah satu daerah yang paling dikenal memiliki suhu udara dingin di Kabupaten Kuningan.
Wilayah ini berada di kaki Gunung Ciremai dengan ketinggian sekitar 648 hingga 1.100 meter di atas permukaan laut (MDPL).
BACA JUGA:Jarak Tempuh Mobil Listrik Changan Nevo Q05 Tembus 462 KM, SUV Elektrik dengan Desain Modern untuk Keluarga
Kondisi geografis tersebut membuat udara di sejumlah kawasan Cigugur terasa sejuk sepanjang hari.
Wilayah yang berada di sekitar kawasan hutan Palutungan menjadi salah satu lokasi dengan temperatur paling rendah. Pada malam hari, suhu udara dapat mencapai sekitar 16 derajat Celsius.
Sementara itu, suhu pada siang hari umumnya tidak terlalu panas dan dapat berada di kisaran maksimal 29 derajat Celsius.
Kabut juga masih kerap muncul, terutama pada pagi hari dan menjelang sore. Dalam kondisi cuaca tertentu, kabut bahkan dapat bertahan atau turun pada siang hari.
BACA JUGA:Yamaha Fazzio Hadirkan Special Edition Sunset Blue, Tampilkan Nuansa Retro Summer yang Semakin Skena
2. Kecamatan Darma, Sejuk di Lereng Gunung Ciremai
Kecamatan Darma berada pada ketinggian sekitar 736 MDPL. Sejumlah wilayahnya bahkan berada di kawasan yang lebih tinggi dan dekat dengan lereng Gunung Ciremai.
Salah satu daerah yang dikenal memiliki udara sejuk adalah Desa Sagarahiang. Lokasinya berdekatan dengan kawasan hutan Gunung Ciremai sehingga suhu udara di wilayah tersebut terasa lebih rendah, terutama saat malam dan dini hari.
Temperatur terendah di beberapa lokasi dapat berada di sekitar 17 derajat Celsius. Kondisi tersebut menjadikan Darma sebagai salah satu kecamatan dengan udara paling sejuk di Kuningan.
3. Kecamatan Cilebak, Dataran Tinggi yang Kerap Diselimuti Kabut
Kecamatan Cilebak memiliki bentang wilayah berupa perbukitan dan dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 562 hingga 1.200 MDPL.
BACA JUGA:Changan Nevo Q05 Jadi Rekomendasi Mobil Listrik 300 Jutaan yang Family Friendly, Ngecas 30 Menit Tempuh 462 KM
Kawasan ini juga memiliki Gunung Subang yang berada di sekitar wilayah perbatasan Kabupaten Kuningan dengan Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Ketinggian wilayah serta kondisi alam yang masih hijau membuat udara di Kecamatan Cilebak terasa sejuk, baik pada siang maupun malam hari.
Kabut juga masih cukup sering muncul di beberapa kawasan, terutama ketika kelembapan udara meningkat.
4. Kecamatan Kramatmulya, Sejuk di Kawasan Dekat Gunung Ciremai
Kecamatan Kramatmulya berada pada ketinggian sekitar 532 meter di atas permukaan laut.
Wilayah yang berada di sekitar jalur utama memiliki suhu udara yang relatif lebih hangat karena aktivitas dan kepadatan permukiman lebih tinggi.
BACA JUGA:Indocement Tanam Pohon dan Serahkan Puluhan Monyet Ekor Panjang ke BBKSDA
Namun, kondisi berbeda dapat dirasakan di kawasan yang letaknya semakin dekat dengan Gunung Ciremai. Pada malam hari, suhu udara di sejumlah lokasi dapat berada di kisaran 17 hingga 19 derajat Celsius.
Karakter wilayah yang mengarah ke kawasan pegunungan membuat beberapa desa di Kramatmulya tetap memiliki udara sejuk.
5. Kecamatan Nusaherang, Sejuk karena Berada di Kawasan Perbukitan
Kecamatan Nusaherang berada pada ketinggian sekitar 623 MDPL. Sebagian wilayahnya memiliki karakter dataran tinggi dan perbukitan.
Kondisi tersebut membuat suhu udara di sejumlah desa terasa lebih sejuk dibandingkan daerah yang berada di kawasan lebih rendah.
BACA JUGA:OJK Cirebon Ajak Perempuan Semakin Cerdas Kelola Finansial Keluarga dan Hindari Kejahatan Keuangan
Udara sejuk biasanya lebih terasa pada malam hari hingga pagi hari, terutama di wilayah yang masih memiliki lingkungan hijau dan tutupan vegetasi cukup baik.
Faktor yang Membuat Sejumlah Wilayah Kuningan Lebih Dingin
Suhu udara yang sejuk di sejumlah kecamatan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:
- Berada di kawasan dataran tinggi dan perbukitan.
- Memiliki wilayah yang dekat dengan Gunung Ciremai.
- Berdekatan dengan kawasan Gunung Subang dan Gunung Mayana.
- Masih memiliki tutupan hutan serta vegetasi yang cukup luas.
- Kepadatan permukiman di sejumlah wilayah masih relatif rendah.
BACA JUGA:Viral Pengamen Diduga Ajak Ribut Pengunjung di Kawasan Kuliner GTC Cirebon, Warga Pertanyakan Keamanan
Kondisi alam tersebut membuat beberapa daerah di Kabupaten Kuningan memiliki suasana yang nyaman, terutama pada malam hingga pagi hari.
Keberadaan kawasan pegunungan, hutan, dan perbukitan tidak hanya membentuk karakter suhu udara, tetapi juga menjadi salah satu daya tarik wisata alam Kuningan.
Dengan udara yang relatif sejuk dan panorama alam yang masih terjaga, sejumlah kecamatan tersebut menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana pegunungan di Kabupaten Kuningan. (ags)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

