Daya Motor

Festival Linggarjati 2026 Berakhir, Cara Kuningan Kenalkan Sejarah kepada Generasi Muda

Festival Linggarjati 2026 Berakhir, Cara Kuningan Kenalkan Sejarah kepada Generasi Muda

The Soul of Linggarjati resmi ditutup di Taman Museum Gedung Naskah Perundingan Linggarjati, Kamis 28 Juli 2026.--

KUNINGAN, RADARCIREBOM.COM –  Festival Linggarjati 2026 bertajuk The Soul of Linggarjati resmi berakhir di Taman Museum Gedung Naskah Perundingan Linggarjati, Kamis 20 Agustus 2026 

Festival yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan bagi pelajar.

Kegiatan ini juga dirancang sebagai ruang edukasi untuk kembali mengenalkan sejarah, budaya, sekaligus identitas daerah kepada generasi muda.

BACA JUGA:Sempat Terancam Punah, Gamelan Renteng Cirebon Kini Bangkit Berkat Generasi Muda

Penutupan Festival Linggarjati 2026 menjadi momentum untuk menegaskan kembali pentingnya kawasan Linggarjati dalam perjalanan sejarah Indonesia.

Di sisi lain, festival juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga generasi muda terhadap daerahnya sendiri.

Bupati Kuningan dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani mengatakan, Linggarjati mempunyai arti penting, bukan hanya bagi Kabupaten Kuningan, tetapi juga bagi Indonesia.

Menurutnya, Linggarjati memiliki kekayaan yang lengkap, mulai dari keindahan alam, sejarah, hingga budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat.

“Ketika kita menyelenggarakan Festival Linggarjati, sesungguhnya kita tidak hanya sedang menyelenggarakan sebuah perlombaan."

Tapi kita sedang menghidupkan kembali semangat sejarah, memperkenalkan kebudayaan, kekayaan budaya, menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus membangun kebanggaan terhadap daerah kita sendiri,” ujarnya.

Ia menilai, keberadaan festival menjadi semakin penting di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus globalisasi.

BACA JUGA:Naomi Tumiyem Bangun Budaya Kepemimpinan Perusahaan Sehat di Pegadaian Cirebon

Generasi muda perlu memiliki pemahaman terhadap akar sejarah dan budaya agar tidak kehilangan identitas daerah maupun jati diri bangsa.

Karena itu, keberhasilan Festival Linggarjati tidak semata-mata diukur dari kemeriahan kegiatan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase