Kebakaran TPA Ciniru Kuningan Belum Padam, TNI AD dan Petugas Gabungan Terus Berjibaku Padamkan Titik Api
Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, hingga Jumat (21/8/2026) masih belum sepenuhnya padam.-ist-
KUNINGAN, RADARCIREBON.COM – Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, hingga Jumat 21 Agustus 2026 masih belum sepenuhnya padam.
Kebakaran yang pertama kali diketahui pada Rabu 12 Agustus 2026 sekitar pukul 03.00 WIB tersebut telah berlangsung selama 10 hari.
Kobaran api membakar tumpukan sampah dengan luas area terdampak diperkirakan mencapai sekitar 3 hektare.
BACA JUGA:Kebakaran TPSA Ciniru Kuningan Masuk Hari Ke-9, Api Masih Membara di Dalam Tumpukan Sampah
Meski penanganan terus dilakukan, kepulan asap dan sejumlah titik api masih terlihat di beberapa bagian kawasan TPA. Kondisi ini membuat proses pemadaman tidak mudah dilakukan.
Berdasarkan laporan perkembangan jajaran Kodim 0615/Kuningan, salah satu kendala utama adalah karakteristik tumpukan sampah yang cukup dalam dan telah mengering. Kondisi tersebut membuat sumber api dapat bertahan di bagian dalam tumpukan.
Tiupan angin yang cukup kencang juga menjadi tantangan tersendiri. Percikan api dapat kembali muncul dan berpotensi menyebar ke bagian tumpukan sampah lainnya.
Sejak kebakaran terjadi, Babinsa Koramil 1511/Jalaksana bersama masyarakat sekitar telah melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan yang tersedia.
Penanganan kemudian diperkuat melalui koordinasi antara Kodim 0615/Kuningan, Yonif TP 839/SA, Damkar, BPBD Kabupaten Kuningan, PDAM Kuningan, serta sejumlah unsur terkait lainnya.
BACA JUGA:Kebakaran TPSA Ciniru Belum Usai, Tim HRA Turun Jaga Kesehatan Para Petugas
Untuk mendukung proses pemadaman, sejumlah kendaraan dan armada suplai air telah dikerahkan ke lokasi. Terdiri dari satu unit mobil pemadam milik Kodim 0615/Kuningan, dua unit mobil pemadam dari Yonif TP 839/SA, serta dua unit mobil pemadam dari Damkar.
Selain itu, BPBD Kabupaten Kuningan mengerahkan satu unit mobil pemadam. Dukungan pasokan air juga datang dari dua unit tangki suplai air PDAM Kuningan dan dua unit tangki bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Danrem 063/Sunan Gunung Jati (SGJ) Kolonel Inf Hista Soleh Harahap SIP MIP MHan menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur dalam menangani kebakaran TPA Ciniru.
Koordinasi diperlukan agar api tidak meluas sekaligus memastikan keselamatan masyarakat dan petugas yang bekerja di lapangan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

