Kebakaran TPSA Ciniru, Dinkes Kuningan Kerahkan 13 Puskesmas Pantau Kesehatan Warga
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Kabupaten Kuningan, dr. Agah Nugraha. -Agus Sugiarto -RADARCIREBON.COM
KUNINGAN, RADARCIREBON.COM — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kuningan mengerahkan petugas dari 13 puskesmas untuk memantau kondisi kesehatan masyarakat selama penanganan kebakaran Tempat Pengolahan Sampah Akhir (TPSA) Ciniru.
Pengerahan tersebut dilakukan selama 13 hari, mengikuti proses penanganan kebakaran hingga tahap pendinginan.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan munculnya gangguan kesehatan akibat asap maupun dampak lain dari kebakaran.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Kabupaten Kuningan, dr. Agah Nugraha, menyampaikan hal tersebut pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Menurut Agah, jajaran kesehatan dilibatkan untuk memastikan kondisi masyarakat di sekitar TPSA Ciniru tetap terpantau.
Pemantauan terutama diarahkan pada wilayah yang berpotensi terdampak asap kebakaran.
13 Puskesmas Dikerahkan
Selama proses penanganan kebakaran TPSA Ciniru, petugas dari 13 puskesmas ditugaskan melakukan pemantauan kesehatan masyarakat.
Selain petugas puskesmas, Dinkes Kuningan juga menerjunkan tim mobile dari Puskesmas Jalaksana, Japara, dan Kramatmulya.
Tim mobile tersebut bergerak mendatangi sejumlah wilayah yang dinilai memiliki kemungkinan terdampak asap dari kebakaran.
Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi masyarakat sekaligus mengantisipasi apabila terdapat keluhan kesehatan.
“Tim mobile juga melakukan pengecekan ke daerah-daerah yang kemungkinan terdampak asap kebakaran."
BACA JUGA:Kebakaran TPSA Ciniru Kuningan Masuk Hari Ke-9, Api Masih Membara di Dalam Tumpukan Sampah
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

