Pasien Flu Melonjak di Kuningan, RSUD 45 Full Bed dan Kunjungan Puskesmas Naik hingga 130 Orang
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kuningan, Hj Neneng Hermawati. -Agus Sugiarto -RADARCIREBON.COM
KUNINGAN, RADARCIREBON.COM – Lonjakan pasien dengan keluhan menyerupai flu terjadi di sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten KUNINGAN.
Kondisi tersebut mendapat perhatian Komisi IV DPRD Kabupaten Kuningan yang melakukan pengecekan langsung ke rumah sakit, puskesmas hingga klinik swasta.
Langkah tersebut dilakukan setelah legislatif menerima aduan masyarakat mengenai adanya pasien yang sudah datang ke fasilitas kesehatan, tetapi belum mendapatkan pelayanan.
BACA JUGA:Kasus Suspek Influenza A di Kuningan Naik September 2026, Pasien Anak Paling Banyak
Komisi IV kemudian menelusuri kondisi pelayanan kesehatan di sejumlah fasilitas untuk memastikan situasi sebenarnya.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kuningan, Hj Neneng Hermawati mengatakan, hasil pengecekan menunjukkan adanya peningkatan jumlah pasien dengan gejala yang relatif seragam.
“Saya telepon ke Kabid Pelayanan di RSUD 45, kemudian ke kepala puskesmas, hingga survei ke klinik swasta."
"Semuanya sama, ada lonjakan pasien dengan gejala yang seragam, yaitu flu, demam, batuk pilek, dan mengharuskan mereka dirawat serta diinfus,” kata Neneng, Rabu 30 September 2026 kemarin.
Menurut Neneng, peningkatan jumlah pasien tidak hanya terjadi di rumah sakit.
Fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas juga mengalami kenaikan kunjungan pasien.
Ia mencontohkan, jumlah pasien di sejumlah puskesmas yang biasanya berada di kisaran 90 orang per hari kini meningkat menjadi sekitar 120 hingga 130 pasien.
Kenaikan tersebut membuat beban pelayanan kesehatan ikut meningkat.
Apalagi, pasien datang dalam waktu yang hampir bersamaan, sementara tenaga kesehatan dan kapasitas tempat tidur di fasilitas kesehatan memiliki keterbatasan.
BACA JUGA:Kemenkes Ungkap Positivity Rate Influenza Capai 56 Persen, Ini Kondisi Terbarunya
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase
