Tugu Perbatasan Majalengka-Cirebon Rampung, Bupati Eman Masih Belum Puas Minta Dilengkapi Taman
Bupati Majalengka Eman Suherman menilai tugu perbatasan Majalengka–Cirebon masih kurang karena belum dilengkapi taman dan ruang terbuka hijau.-Ono Cahyono-Radar Cirebon
“Nanti akan kita anggarkan lagi untuk pembangunan taman dan sarana pendukung lainnya. Saat ini kami sedang mengkaji luasan lahan milik pemerintah di sekitar tugu. Dinas PUTR bersama pemerintah desa sudah kami minta melakukan inventarisasi,” katanya.
BACA JUGA:Haji 2026 Gunakan Beras Lokal, Pemerintah Setop Ketergantungan Impor untuk Jemaah Indonesia
Ia menambahkan, rencana penataan kawasan tugu perbatasan mencakup pembangunan taman di sisi kanan dan kiri tugu.
Ruang tersebut nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat beristirahat maupun beraktivitas ringan.
“Minimal konsepnya seperti tugu perbatasan yang dibangun Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Hampir semua dilengkapi ruang publik yang bisa dimanfaatkan warga,” ucapnya.
Dari sisi desain, Eman menilai arsitektur tugu sudah cukup baik. Penggunaan tema terra cotta serta ornamen buah mangga gedong gincu dianggap tepat sebagai simbol khas Kabupaten Majalengka, sementara kujang tetap menjadi identitas Jawa Barat.
Sementara itu, Kepala Desa Panjalin Kidul, Dudung Abdullah Yasin, menyatakan kesiapan pihak desa untuk mendukung rencana tersebut.
Ia mengaku telah diminta melakukan pendataan aset dan kepemilikan lahan di sekitar tugu perbatasan.
“Kami siap menginventarisasi batas kepemilikan tanah warga agar rencana pembangunan taman dan ruang publik dapat berjalan optimal,” katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

