Daya Motor

Debit Bendung Rentang Menyusut, Distribusi Air untuk Majalengka, Cirebon, dan Indramayu Diperketat

Debit Bendung Rentang Menyusut, Distribusi Air untuk Majalengka, Cirebon, dan Indramayu Diperketat

Dampak kemarau sudah terasa, debit Bendung Rentang menyusut. Distribusi air irigasi untuk Majalengka, Cirebon, dan Indramayu kini diperketat.-Istimewa -Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Dampak musim kemarau 2026 mulai dirasakan di wilayah Jawa Barat

Salah satu indikatornya terlihat dari mulai menyusutnya debit air di Bendung Rentang, Kabupaten Majalengka

Kondisi ini membuat pengelola bendung memperketat pengaturan distribusi air irigasi agar kebutuhan sektor pertanian di Kabupaten Majalengka, Cirebon, dan Indramayu tetap terpenuhi.

Penurunan debit air terjadi seiring berkurangnya intensitas hujan dalam beberapa pekan terakhir. 

BACA JUGA:Kemarahan Pelatih Mesir Hossam Hassan Pecah, Tuding Piala Dunia 2026 Diatur demi Messi

Di saat yang sama, suhu udara yang meningkat mempercepat proses penguapan sehingga memengaruhi volume air yang mengalir menuju Bendung Rentang.

Di sisi lain, kebutuhan air justru mengalami peningkatan. 

Para petani di tiga kabupaten tersebut kini mulai memasuki tahapan pengolahan lahan hingga persiapan musim tanam padi, sehingga pasokan air irigasi menjadi kebutuhan utama.

Pengelola Bendung Rentang, Dedi Supriady, mengatakan penyusutan debit air merupakan fenomena yang selalu terjadi saat musim kemarau. 

BACA JUGA:Selat Sunda Diguncang Gempa Bumi Tektonik M 5.5, BMKG Ungkap Penyebab dan Dampaknya

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh menurunnya aliran dari sejumlah anak sungai yang bermuara ke Sungai Cimanuk akibat minimnya curah hujan.

"Sejak awal bulan ini kami menerima permintaan distribusi air dari Unit Pengelola Irigasi di wilayah Indramayu maupun Cirebon. Kebutuhan masing-masing daerah berbeda karena tahapan pengolahan lahan pertanian juga tidak sama," ujarnya.

Meski debit air mengalami penurunan, Dedi memastikan pasokan air irigasi hingga saat ini masih berada dalam kategori aman. 

Hal itu karena Bendung Rentang masih mendapatkan suplai utama dari Waduk Jatigede yang volume tampungan airnya masih cukup besar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait