Daya Motor

2 Ton Tepung Jagung dari Majalengka Meluncur ke Cirebon, Ada Kontrak 10 Ton per Pekan

2 Ton Tepung Jagung dari Majalengka Meluncur ke Cirebon, Ada Kontrak 10 Ton per Pekan

Perdana kirim 2 ton tepung jagung ke Cirebon, Terra Corn gandeng 180 petani Majalengka dan siapkan pasokan 10 ton per pekan.-Baehaqi-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – PT Terra Corn Jaya Abadi mulai memperluas bisnis pengolahan jagung dengan masuk ke pasar industri tepung jagung

Perusahaan asal Majalengka itu mencatat tonggak baru setelah melakukan perdana kirim 2 ton tepung jagung ke Cirebon dari hasil produksi sendiri.

Pengiriman tersebut dilakukan pada Selasa (18/8/2026) untuk memenuhi permintaan salah satu perusahaan di Cirebon. 

Produk yang dikirim merupakan tepung jagung grade A yang seluruh bahan bakunya berasal dari jagung petani mitra di Majalengka.

BACA JUGA:Terungkap! Cara Komplotan Residivis Bobol Pabrik Majalengka, Uang Dolar hingga HP Digondol

Tak berhenti pada pengiriman awal, PT Terra Corn Jaya Abadi telah mengantongi kontrak pasokan dengan volume lebih besar. 

Perusahaan tersebut diproyeksikan memasok sekitar 10 ton tepung jagung setiap pekan untuk satu perusahaan di Cirebon.

Presiden Direktur PT Eka Naga Indonesia, Lukitasari, mengatakan pengiriman perdana tersebut menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya produk tepung jagung hasil produksi perusahaan dikirim ke pasar industri.

“Alhamdulillah, hari ini PT Terra Corn Jaya Abadi memberangkatkan untuk pertama kalinya tepung jagung hasil produksi sendiri, mulai dari hasil tanam hingga menjadi tepung jagung grade A,” ujar Lukitasari, Selasa (18/8/2026).

BACA JUGA:Pendaftaran Ketua Golkar Kabupaten Cirebon Dibuka, Kosgoro Rekomendasikan Teguh Rusiana

Perdana Kirim 2 Ton Tepung Jagung ke Cirebon

Lukitasari menjelaskan, pengiriman awal sebanyak 2 ton merupakan bagian dari pemenuhan permintaan perusahaan di Cirebon. 

Setelah tahap awal tersebut, kebutuhan pasokan akan meningkat sesuai kontrak yang telah disepakati.

“Untuk sekarang kami mendapat permintaan 2 ton. Ke depannya sudah ada kontrak 10 ton per minggu untuk satu perusahaan di Cirebon,” katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait